Darurat Narkoba Jokowi Murni Pencitraan Politik?

Senin, 19 Januari 2015 - 18:35 WIB
Darurat Narkoba Jokowi...
Darurat Narkoba Jokowi Murni Pencitraan Politik?
A A A
JAKARTA - Kuasa Hukum terpidana mati kasus narkoba asal Nigeria Namaone Denis, Choirul Anam meminta pemerintah Joko Widodo (Jokowi) berani mengungkap bandar narkoba di Indonesia. Sehingga yang dieksekusi mati bukan kurirnya.

"Sejak 15 tahun terakhir yang ditangkap itu kurir. Kalau ada pabrik dibongkar itu pekerja pabrik ditangkap, pemodalnya bebas," kata Anam saat jumpa pers di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin (19/1/2015).

"Kalau eksekusi itu disebut darurat narkotika, itu omong kosong. Gembong narkotika enggak pernah ditangkap," imbuhnya.

Menurut dia, klaim pemerintah bahwa orang-orang yang dieksekusi adalah bandar narkoba jaringan Pontianak dan Hongkong, seperti yang dituduhkan kepada kliennya omong kosong. Faktanya tak pernah bisa dibuktikan dalam persidangan.

Kata dia, selama pemerintah gagal mengungkap sindikat dan bandar narkoba yang sebenarnya, maka yang bakal menjadi korban hukuman mati kurirnya. Oleh sebab itu, selain pihaknya meminta Jokowi menyudahi hukuman mati, juga membongkar bandar narkoba.

Choirul dengan tegas meminta pemerintah Jokowi berani mengungkap peredaran bandar narkoba, termasuk dugaan dugaan adanya 'backing' dari aparat keamanan Indonesia yang bermain.

"Maka darurat narkoba maka eksekusi mati itu enggak ada. Ini murni pencitraan politik," tukasnya.
(kri)
Berita Terkait
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Pertama dalam 20 Tahun...
Pertama dalam 20 Tahun Singapura Akan Eksekusi Mati Seorang Wanita
Nisa si Ratu Narkoba...
Nisa si 'Ratu Narkoba' Divonis Mati Hakim PN Medan
Bareskrim Sebut Lemahnya...
Bareskrim Sebut Lemahnya Sistem Hukum Jadi Celah Peredaran Narkoba
Terdakwa Pengedar Sabu...
Terdakwa Pengedar Sabu 35 Kg Lolos Hukuman Mati, Hanya Divonis 20 Tahun Penjara
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Berita Terkini
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Peristiwa Politik Nasional yang Menggemparkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved