Tak Lantik Budi Gunawan, DPR Bisa Makzulkan Jokowi
Sabtu, 17 Januari 2015 - 11:36 WIB
Tak Lantik Budi Gunawan, DPR Bisa Makzulkan Jokowi
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunda pelantikan calon Kapolri Komjen Pol Budi Gunawan. Jika tak melantik Budi Gunawan sebagai Kapolri, dinilai bisa dijadikan alasan oleh DPR untuk memakzulkan Jokowi.
Pengamat Politik Prof Tjipta Lesmana mengatakan, bukan tanpa alasan pemakzulan dilakukan, sebab Jokowi akan dianggap melecehkan DPR. Karena DPR sudah menyetujui Budi Gunawan sebagai Kapolri yang diajukan oleh Jokowi sendiri.
"Kalau presiden menolak, presiden melakukan pelecehan terhadap parlemen. Itu dasar kuat memakzulkan Presiden," kata Tjipta dalam Diskusi Sindo Radio, Jakarta, Sabtu (17/1/2015).
Tjipta menjelaskan, DPR sengaja menyetujui Budi Gunawan sebagai Kapolri yang sudah berstatus tersangka di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jika tidak dilantik maka akan membuka jalan pelengseran Jokowi.
"Kemungkinan strateginya untuk menjebloskan presiden ke impeachment," tukasnya.
Seperti diketahui, DPR menyetujui Komjen Pol Budi Gunawan sebagai Kapolri meskipun sudah berstatus tersangka. Namun, Jokowi akhirnya menunda pengangkatan Budi Gunawan sebagai Kapolri.
Pengamat Politik Prof Tjipta Lesmana mengatakan, bukan tanpa alasan pemakzulan dilakukan, sebab Jokowi akan dianggap melecehkan DPR. Karena DPR sudah menyetujui Budi Gunawan sebagai Kapolri yang diajukan oleh Jokowi sendiri.
"Kalau presiden menolak, presiden melakukan pelecehan terhadap parlemen. Itu dasar kuat memakzulkan Presiden," kata Tjipta dalam Diskusi Sindo Radio, Jakarta, Sabtu (17/1/2015).
Tjipta menjelaskan, DPR sengaja menyetujui Budi Gunawan sebagai Kapolri yang sudah berstatus tersangka di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jika tidak dilantik maka akan membuka jalan pelengseran Jokowi.
"Kemungkinan strateginya untuk menjebloskan presiden ke impeachment," tukasnya.
Seperti diketahui, DPR menyetujui Komjen Pol Budi Gunawan sebagai Kapolri meskipun sudah berstatus tersangka. Namun, Jokowi akhirnya menunda pengangkatan Budi Gunawan sebagai Kapolri.
(kri)