ISIS Retas Akun Media Sosial Pusat Komando Militer AS

Rabu, 14 Januari 2015 - 09:49 WIB
ISIS Retas Akun Media...
ISIS Retas Akun Media Sosial Pusat Komando Militer AS
A A A
WASHINGTON - Kelompok pro-Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang mengatasnamakan diri sebagai Cyber- Caliphate meretas akun media sosial Twitter dan YouTube milik Pusat Komando Militer Amerika Serikat (AS) pada Senin (12/1) waktu setempat.

Dalam propaganda yang memalukan bagi militer AS itu, muncul banner yang bertuliskan kata-kata “CyberCaliphate “ dan “I Love you ISIS “. Tulisan itu menggantikan logo Pusat Komando AS yang biasa dipajang di akun Twitter dan YouTube . Setelah diretas, dua akun media sosial itu juga langsung ditutup. CyberCaliphate juga mengunggah daftar nama dan nomor telepon personel militer AS di Twitter.

“Tentara AS, kami datang, berhati-hatilah,” demikian kicauan yang ditulis CyberCaliphate. Kelompok ini juga mengunggah pesan, “Sudah di sini, kami ada di komputer Anda, di setiap pangkalan militer.” Pusat Komando AS menganggap tidak ada efek akibat peretasan itu. Tidak ada penetrasi terhadap jaringan komputer sensitif milik Pusat Komando AS.

“Dalam penilaian sementara kita tidak ada informasi rahasia yang diunggah dan tidak ada informasi yang diunggah berasal dari server CENTCOM atau situs media sosial,” demikian pernyataan Pusat Komando AS. Mengenai publikasikan informasi pribadi pejabat militer AS, Pusat Komando telah melaporkan itu kepada lembaga penegak hukum.

“Kita akan melakukan langkah-langkah secukupnya untuk menjamin individu yang terkena dampaknya telah diberi tahu terlebih dahulu,” demikian keterangan Pusat Komando AS. Sedangkan Pentagon membantah akun media sosialnya diretas. Mereka menyebut itu sebagai bentuk vandalisme digital. “CENTCOM tidak diretas. Twitter yang diretas,” kata Kolonel Steven Warren, juru bicara Pentagon, dikutip AFP. Dia mengungkapkan, itu sekadar guyonan cyber .

“Itu cukup memalukan,” katanya. Itu terjadi tatkala Presiden Barack Obama hendak pidato tentang keamanan di dunia maya. Menurut Juru Bicara Gedung Putih Josh Earnest, peretasan akun Twitter dan kebocoran data dalam jumlah besar adalah dua hal yang sangat berbeda. Mereka juga memastikan tidak ada data sensitif yang diretas. “Kita akan menguji dan menyelidiki dampak dari insiden ini,” kata Earnest.

Pusat Komando AS yang bermarkas di Tampa, Florida, merupakan pusat operasi perang pimpinan AS melawan ISIS di Timur Tengah. Mereka mengendalikan semua serangan udara terhadap basis ISIS di Irak dan Suriah. Sementara itu, dua pejabat Departemen Pertahanan AS mengungkapkan, gambar yang dipublikasikan dalam peretasan Twitter Pusat Komando AS tidak menunjukkan ada informasi rahasia atau menunjukkan ancaman keamanan.

Para peretas juga terlihat amatir. Buktinya, mereka hanya menggunakan screen shot terhadap data dari situs internet lain. Itu untuk memberikan kesan bahwa data yang mereka miliki dokumen rahasia.

Beberapa dokumen yang dipublikasikan para peretas juga berlabel “FOU” atau for office use only . Itu menunjukkan bukan dokumen rahasia yang biasanya berlabel “confidential “. Beberapa materi power point berkaitan dengan Korea Utara dan China juga diunggah, tetapi tidak ada informasi rahasia.

Andika hendra m
(ars)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Menata Demokrasi Produktif...
Menata Demokrasi Produktif untuk Kesejahteraan Lintas Generasi
Dicopot dari Kepala...
Dicopot dari Kepala BGN, Dadan Hindayana: Hak Mutlak Penuh Presiden
Mendagri Berikan Penghargaan...
Mendagri Berikan Penghargaan Satyalancana kepada 7 Tokoh Atas Inovasi Sektor Maritim
Copot Kepala BGN, Prabowo...
Copot Kepala BGN, Prabowo Ingin Perkuat Akselerasi Program MBG
Kapolri Tunjuk 6 Kombes...
Kapolri Tunjuk 6 Kombes Pol Jabat Dirreskrimsus dan Dirreskrimum, Ini Daftarnya
Nanik S Deyang Diangkat...
Nanik S Deyang Diangkat sebagai Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana, Dasco: Pilihan yang Tepat
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved