Dunia Apresiasi Toleransi Agama Indonesia

Rabu, 14 Januari 2015 - 09:28 WIB
Dunia Apresiasi Toleransi...
Dunia Apresiasi Toleransi Agama Indonesia
A A A
JAKARTA - Bangsa Indonesia terus mendapatkan apresiasi dari dunia karena sukses melaksanakan pesta demokrasi.

Selain itu apresiasi juga diberikan bagi masyarakat atas tingginya toleransi beragama di Tanah Air. Direktur Riset Maarif Institute Ahmad Fuad Fanani mengatakan meski mayoritas muslim, Indonesia tetap menjunjung nilai-nilai kemajemukan.

”Indonesia ingin menjadi kiblat model Islam di dunia dan ingin menjembatani Islam dengan Barat,” kata Ahmad Fuad Fanani dalam diskusi ”Politik Kebinekaan 2015: Antara Harapan dan Tantangan” di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, kemarin. Menurut Fuad Fanani, konflik kebinekaan muncul bukan hanya lahir dari diskriminasi agama, namun juga timbul dari rezim yang tak bisa memberikan keadilan ekonomi dan politik.

”Politik kebinekaan bukan hanya merayakan pluralisme, tapi kebinekaan progresif yang menimbulkan kesadaran kritis terhadap fenomena ketidakadilan ekonomi dan politik,” terangnya. Dalam merajut kebinekaan, Fuad menambahkan ada beberapa tantangan yang dihadapi. Di antaranya hambatan sosiokultural, yaitu kondisi sosial masyarakat yang permisif terhadap tindakan intoleransi yang dilakukan masyarakat mayoritas.

Selebihnya adalah hambatan struktural, pemerintah atau UU tidak mendukung program kebinekaan. Sementara itu, Sekretaris Eksekutif Diakonia PGI Jeiry Sumampouw mengatakan ada beberapa kelemahan yang bisa mengancam demokrasi dan kebinekaan negara ini. Di antaranya regulator atau parlemen saat ini lebih berpikir pada kepentingan partai, berbasis massa, dan mengabaikan basis ideologi.

”Kalau ada yang datang itu asal punya massa atau suara dengan kepentingan apapun maka akan diterima. Ada tarikan kepentingan politik berdasar analisis untung rugi. Jika secara politik mereka mendapat tempat, ya susah pemerintah melakukan tindakan,” kata Jerry.

khoirul muzaki
(ars)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Luncurkan 2Indo Survei,...
Luncurkan 2Indo Survei, Arfino Koto : 2024 Adalah Eranya Anak Muda
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
#PraxiSurvey Soroti...
#PraxiSurvey Soroti Dilema Pemilu 2024, 42,96 Persen Mahasiswa akan Terima Uang Tanpa Pilih Kandidat
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Berita Terkini
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved