Komisi III DPR Buka Peluang Percepat Pilih Calon Kapolri
Selasa, 13 Januari 2015 - 12:32 WIB
Komisi III DPR Buka Peluang Percepat Pilih Calon Kapolri
A
A
A
JAKARTA - Komisi III DPR membuka peluang mempercepat proses pemilihan calon Kapolri dengan nama Komjen Pol Budi Gunawan, sebagaimana surat penunjukan yang diajukan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin mengatakan, pihaknya akan menggelar rapat pleno hari ini sekitar pukul 14.00 WIB untuk membahas waktu proses pemilihan.
"Kalau bisa dalam paripurna 15 Januari sudah ada hasilnya (Kapolri baru)," kata Aziz di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2015).
Politikus Partai Golkar itu menjelaskan, secara undang-undang mereka punya waktu 20 hari untuk menyelesaikan proses pemilihan calon Kapolri.
"Surat presiden di alinea ke-4 agar dilakukan tidak terlalu lama. Agenda mekanisme menuju fit and proper test, agendanya nanti (diputuskan) dalam pleno," terangnya.
Sementara itu, mengenai kabar mereka juga akan mempercepat waktu kunjungan ke kediaman Budi Gunawan yang semula rencananya pada Jumat 16 Januari 2015 dan dirubah menjadi hari ini, Ia belum dapat memastikan.
"Ini baru wacana, semua diputuskan pleno jam 2 siang, apakah nanti kunjungan," pungkasnya.
Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin mengatakan, pihaknya akan menggelar rapat pleno hari ini sekitar pukul 14.00 WIB untuk membahas waktu proses pemilihan.
"Kalau bisa dalam paripurna 15 Januari sudah ada hasilnya (Kapolri baru)," kata Aziz di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2015).
Politikus Partai Golkar itu menjelaskan, secara undang-undang mereka punya waktu 20 hari untuk menyelesaikan proses pemilihan calon Kapolri.
"Surat presiden di alinea ke-4 agar dilakukan tidak terlalu lama. Agenda mekanisme menuju fit and proper test, agendanya nanti (diputuskan) dalam pleno," terangnya.
Sementara itu, mengenai kabar mereka juga akan mempercepat waktu kunjungan ke kediaman Budi Gunawan yang semula rencananya pada Jumat 16 Januari 2015 dan dirubah menjadi hari ini, Ia belum dapat memastikan.
"Ini baru wacana, semua diputuskan pleno jam 2 siang, apakah nanti kunjungan," pungkasnya.
(maf)