Istri Pelaku Teror Buron Nomor Satu Polisi Prancis

Minggu, 11 Januari 2015 - 14:16 WIB
Istri Pelaku Teror Buron...
Istri Pelaku Teror Buron Nomor Satu Polisi Prancis
A A A
PARIS - Ribuan pasukan keamanan Prancis menyebar untuk memburu istri pelaku penyanderaan dan pembunuhan di supermarket milik orang Yahudi (kosher) Amedy Coulibaly, Hayat Boumeddiene, di seluruh wilayah Prancis kemarin.

Perburuan itu dilakukan karenaBoumeddienedisebutmembawa senapan api dan dianggap sangat berbahaya. Dia merupakantersangkautamapembunuhan polisi wanita (polwan) di Paris Selatan pada Kamis (8/1). Perempuan berkewarganegaraan Prancis itu telah ditetapkan sebagai buron nomor satu.

Sejauh ini, jejak pelarian Boumeddiene tidak diketahui. Karena itu, kepolisian Prancis memperluas wilayah perburuan. Mereka menerjunkan ribuan personel untuk menangkap atau membunuhnya. Upaya tersebut dibantu pihak militer. Mereka ikut melakukan pengawasan di garis perbatasan. Foto yang dirilis polisi menampakkan wajah Boumeddiene secara jelas.

Menurut polisi, hal itu dilakukan untuk memberikan gambaran yang tidak keliru mengenai tersangka. Untuk diketahui, Boumeddiene jarang menampakkan wajah. Dia selalu memakai niqab, pakaian syar’i perempuan muslim yang menutupi seluruh badan kecuali mata. ”Dia mungkin ikut membantu dalam kasus penyanderaan di supermarket yang dilakukan Coulibaly,” kata polisi. Coulibaly tewas ditembak polisi di tempat kejadian perkara (TKP) pada Jum’at (9/1).

Dalam proses identifikasi, polisi menemukan empat korban tewas, termasuk pelaku. Coulibaly disebut melakukan koordinasi dengan pelaku penembakan di gedung majalah kontroversial Charlie Hebdo yang menewaskan 12 orang pada Rabu (7/1), Cherif Kouachi dan Said Kouachi.

Dengan demikian, polisi menyimpulkan Peristiwa penyanderaan di supermarket masih berhubungan dengan penembakan di majalah Charlie Hebdo. Sebab, kata polisi, selain mereka mengenal satu sama lain dan mengaku berada di bawah organisasi militan Timur Tengah, peristiwa itu terjadi dalam rentang waktu yang berdekatan.

Kepala Jaksa Paris Francois Molins juga mengatakan Boumeddiene rutin melakukan komunikasi dengan istri Cherif. ”Mereka melakukan panggilan lebih dari 500 kali pada tahun lalu,” kata Molins seperti dikutip AFP. Sebagian polisi di Prancis kini sibuk menyelidiki dan mengamati semua rekaman pembicaraan tersangka, termasuk pelaku.

Muh shamil
(bbg)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Infografis
288 Pelaku Dark Web...
288 Pelaku Dark Web Ditangkap Polisi Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved