Kembali ke Politik Setelah Dikudeta
Kamis, 08 Januari 2015 - 11:44 WIB
Kembali ke Politik Setelah Dikudeta
A
A
A
PHNOM PENH - Pangeran Norodom Ranariddh yang digulingkan sebagai perdana menteri Kamboja melalui kudeta berdarah pada tahun 1997 mengaku siap terjun kembali ke dunia politik dan berencana melakukan balas dendam kepada pihak-pihak yang telah menggulingkannya dulu.
Putra raja Norodom Sihanouk dan saudara tiri raja saat ini tersebut akan terjun kembali ke dunia politik dengan menunggangi Partai Funcinpec yang didirikan oleh ayahnya. Funcinpec adalah salah sekutu pendukung partai yang berkuasa saat ini, Cambodian People’s Party (CPP). Ranariddh yang masih memiliki banyak pendukung kemungkinan akan mempersulit panggung politik partai oposisi yakni Sam Rainsy Party milik Sam Rainsy.
“Perdana Menteri (PM) Hun Sen mengatakan kepada raja bahwa dia mendukung saya kembali ke Funcinpec dan akan bergandengan tangan dengan CPP untuk mempertahan kan pembangunan yang berkesinambungan di Kamboja,” kata Ranariddh, dilansir Channelnewsasia. Pangeran Ranariddh yang lahir pada 2 Januari 1944 adalah pangeran Kamboja dan politisi.
Dia adalah anak kedua dari mantan raja Norodom Sihanouk dan saudara tiri raja saat ini, Norodom Sihamoni. Dia saat ini menjabat sebagai presiden tertinggi Privy Council Kamboja setelah ditunjuk oleh Raja Sihamoni pada 2010. Ranariddh yang kini berusia 71 tahun adalah pangeran pertama yang dipilih secara demokratis menjadi PM Kamboja.
Pangeran yang pernah tersandung kasus korupsi ini mulai duduk sebagai PM sejak 1993-1997 dan digulingkan dalam kudeta 1997. Posisinya digantikan oleh Ung Huot. Ranariddh juga menjabat sebagai presiden majelis nasional dari tahun 1998 sampai pengunduran dirinya pada Maret 2006. Sesaat setelah itu, ayah lima anak ini mendirikan Partai Norodom Ranariddh (dikenal sebagai Partai Nasionalis) pada 2008-2010 yang memperoleh dua kursi dalam pemilu 2008.
Ranariddh sendiri tidak pernah diadili karena kasus korupsi melainkan hanya dikeluarkan dari partai terdahulunya, Funcinpec, pada 2008. Kendati dikeluarkan oleh partainya sendiri, Ranariddh tidak berniat membalas dendam pada Funcinpec. Sebaliknya, dia ingin menggunakan Funcinpec sebagai alat utama untuk kembali menjadi PM. “Saya akan menyatukan kembali partai loyalis dengan partai yang berkuasa saat ini dan menghapus kemiskinan di kerajaan,” janji Ranariddh.
Rini agustina
Putra raja Norodom Sihanouk dan saudara tiri raja saat ini tersebut akan terjun kembali ke dunia politik dengan menunggangi Partai Funcinpec yang didirikan oleh ayahnya. Funcinpec adalah salah sekutu pendukung partai yang berkuasa saat ini, Cambodian People’s Party (CPP). Ranariddh yang masih memiliki banyak pendukung kemungkinan akan mempersulit panggung politik partai oposisi yakni Sam Rainsy Party milik Sam Rainsy.
“Perdana Menteri (PM) Hun Sen mengatakan kepada raja bahwa dia mendukung saya kembali ke Funcinpec dan akan bergandengan tangan dengan CPP untuk mempertahan kan pembangunan yang berkesinambungan di Kamboja,” kata Ranariddh, dilansir Channelnewsasia. Pangeran Ranariddh yang lahir pada 2 Januari 1944 adalah pangeran Kamboja dan politisi.
Dia adalah anak kedua dari mantan raja Norodom Sihanouk dan saudara tiri raja saat ini, Norodom Sihamoni. Dia saat ini menjabat sebagai presiden tertinggi Privy Council Kamboja setelah ditunjuk oleh Raja Sihamoni pada 2010. Ranariddh yang kini berusia 71 tahun adalah pangeran pertama yang dipilih secara demokratis menjadi PM Kamboja.
Pangeran yang pernah tersandung kasus korupsi ini mulai duduk sebagai PM sejak 1993-1997 dan digulingkan dalam kudeta 1997. Posisinya digantikan oleh Ung Huot. Ranariddh juga menjabat sebagai presiden majelis nasional dari tahun 1998 sampai pengunduran dirinya pada Maret 2006. Sesaat setelah itu, ayah lima anak ini mendirikan Partai Norodom Ranariddh (dikenal sebagai Partai Nasionalis) pada 2008-2010 yang memperoleh dua kursi dalam pemilu 2008.
Ranariddh sendiri tidak pernah diadili karena kasus korupsi melainkan hanya dikeluarkan dari partai terdahulunya, Funcinpec, pada 2008. Kendati dikeluarkan oleh partainya sendiri, Ranariddh tidak berniat membalas dendam pada Funcinpec. Sebaliknya, dia ingin menggunakan Funcinpec sebagai alat utama untuk kembali menjadi PM. “Saya akan menyatukan kembali partai loyalis dengan partai yang berkuasa saat ini dan menghapus kemiskinan di kerajaan,” janji Ranariddh.
Rini agustina
(bbg)