Jokowi Diminta Tak Gegabah Pilih Kapolri
Rabu, 07 Januari 2015 - 09:40 WIB
Jokowi Diminta Tak Gegabah Pilih Kapolri
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta tidak gegabah dalam pemilihan Kapolri baru nantinya. Meski demikian, pengganti Kapolri Jenderal Sutarman harus memiliki integritas, humanis, sebagai sumber informasi presiden dan bisa membangun komunikasi ke semua pihak.
"Calon Kapolri harus diisi oleh orang tepat. Dia, mesti sosok yang smart, luwes, punya integritas, informatif dan dia juga harus punya leadership yang kuat," kata Direktur Eksekutif The Jakarta Institute Reza Fahlevi kepada Sindonews, Rabu (7/1/2015)
Lanjutnya, calon Kapolri mendatang harus punya kriteria itu. "(Kapolri) berguna untuk presiden terkait info ketertiban, keamanan, politik, ekonomi dan lain-lain," katanya.
Ada beberana nama yang sudah tersebar luas, di antaranya Komjen Badrodin Haiti, Komjen Budi Gunawan, Komjen Suhardi Alius, Komjen Putut Bayu Seno, dan Komjen Dwi Priyatno.
Nama lain yang juga bintang tiga adalah Komjen Anang Iskandar, Komjen Boy Salamuddin, Komjen Saud Nasution, dan Komjen Djoko Mukti Haryono.
"Calon Kapolri harus diisi oleh orang tepat. Dia, mesti sosok yang smart, luwes, punya integritas, informatif dan dia juga harus punya leadership yang kuat," kata Direktur Eksekutif The Jakarta Institute Reza Fahlevi kepada Sindonews, Rabu (7/1/2015)
Lanjutnya, calon Kapolri mendatang harus punya kriteria itu. "(Kapolri) berguna untuk presiden terkait info ketertiban, keamanan, politik, ekonomi dan lain-lain," katanya.
Ada beberana nama yang sudah tersebar luas, di antaranya Komjen Badrodin Haiti, Komjen Budi Gunawan, Komjen Suhardi Alius, Komjen Putut Bayu Seno, dan Komjen Dwi Priyatno.
Nama lain yang juga bintang tiga adalah Komjen Anang Iskandar, Komjen Boy Salamuddin, Komjen Saud Nasution, dan Komjen Djoko Mukti Haryono.
(kri)