DPR Segera Bahas Perppu Pilkada
Senin, 05 Januari 2015 - 09:36 WIB
DPR Segera Bahas Perppu Pilkada
A
A
A
JAKARTA - Komisi II DPR akan membahas Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)
Pembasahan Perppu yang diajukan oleh pemerintah itu akan digelar pada awal masa sidang ke-2 DPR tahun 2015.
Pada tahun ini juga ratusan pemilihan kepala daerah akan dilaksanakan secara serentak. Lalu bagaimana peluang keduanya?
"Perppu dan pilkada akan sangat bergantung dari kekuatan-kekuatan yang ada di parpol," ujar pengamat politik dari Universitas Mercu Buana Heri Budianto saat dihubungi Sindonews, Senin (5/1/2014).
Untuk pilkada, Heri meyakini tidak akan banyak calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang akan diusung oleh Koalisi Merah Putih (KMP) andai mereka tetap bersatu.
"Jika KMP bertahan, kemungkinan pilkada serentak, calon dari KMP akan ada satu saja," terangnya.
Dia berpendapat sulit bagi parpol-parpol yang tergabung di dalam anggota KMP mengajukan banyak calon jika koalisi itu tetap solid.
"Itu artinya ada KMP maka akan ada sedikit saja, calon yang mengajukan pilkada," katanya.
Pembasahan Perppu yang diajukan oleh pemerintah itu akan digelar pada awal masa sidang ke-2 DPR tahun 2015.
Pada tahun ini juga ratusan pemilihan kepala daerah akan dilaksanakan secara serentak. Lalu bagaimana peluang keduanya?
"Perppu dan pilkada akan sangat bergantung dari kekuatan-kekuatan yang ada di parpol," ujar pengamat politik dari Universitas Mercu Buana Heri Budianto saat dihubungi Sindonews, Senin (5/1/2014).
Untuk pilkada, Heri meyakini tidak akan banyak calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang akan diusung oleh Koalisi Merah Putih (KMP) andai mereka tetap bersatu.
"Jika KMP bertahan, kemungkinan pilkada serentak, calon dari KMP akan ada satu saja," terangnya.
Dia berpendapat sulit bagi parpol-parpol yang tergabung di dalam anggota KMP mengajukan banyak calon jika koalisi itu tetap solid.
"Itu artinya ada KMP maka akan ada sedikit saja, calon yang mengajukan pilkada," katanya.
(dam)