DPR Imbau TNI & Polri Antisipasi Gerakan ISIS
Senin, 29 Desember 2014 - 06:02 WIB
DPR Imbau TNI & Polri Antisipasi Gerakan ISIS
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komisi VIII DPR Saleh Partaonan Daulay mengimbau TNI dan Polri, untuk menangani ancaman Islamic State of Iraq and Syiriah (ISIS).
Pasalnya kata dia, sejauh ini pihak kepolisian mengklaim telah mengenal kelompok yang melakukan ancaman tersebut dan masyarakat saat ini tentu sedang menunggu tindakan dari aparat keamanan.
"Semestinya, dengan mengetahui identitas dan keberadaan mereka (ISIS), pihak kepolisian akan lebih mudah menangkap dan mengunci gerakan mereka," ujar Saleh kepada Sindonews, Minggu 28 Desember 2014.
Dia juga mengatakan, untuk menghalau gerakan tersebut, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, seluruh komponen bangsa harus dilibatkan.
"Para tokoh agama, pemuda, cendikiawan, dan juga para pendidik harus ikut berpartisipasi dalam mengantisipasi ancaman ISIS ini," imbuh Saleh.
Pasalnya kata Saleh, kekuatan masyarakat tentu menjadi andalan utama. "Apalagi, gerakan ini muncul terlebih dahulu di tengah masyarakat," tandasnya.
Sebelumnya telah diketahui, ISIS kembali menjadi isu yang mengemuka di Tanah Air. Menyusul adanya video berisi ancaman terhadap TNI, Polri, Densus 88, dan Banser NU oleh sosok yang mengaku anggota ISIS. Video berdurasi empat menit itu disebarluaskan melalui situs Youtube.
Pasalnya kata dia, sejauh ini pihak kepolisian mengklaim telah mengenal kelompok yang melakukan ancaman tersebut dan masyarakat saat ini tentu sedang menunggu tindakan dari aparat keamanan.
"Semestinya, dengan mengetahui identitas dan keberadaan mereka (ISIS), pihak kepolisian akan lebih mudah menangkap dan mengunci gerakan mereka," ujar Saleh kepada Sindonews, Minggu 28 Desember 2014.
Dia juga mengatakan, untuk menghalau gerakan tersebut, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, seluruh komponen bangsa harus dilibatkan.
"Para tokoh agama, pemuda, cendikiawan, dan juga para pendidik harus ikut berpartisipasi dalam mengantisipasi ancaman ISIS ini," imbuh Saleh.
Pasalnya kata Saleh, kekuatan masyarakat tentu menjadi andalan utama. "Apalagi, gerakan ini muncul terlebih dahulu di tengah masyarakat," tandasnya.
Sebelumnya telah diketahui, ISIS kembali menjadi isu yang mengemuka di Tanah Air. Menyusul adanya video berisi ancaman terhadap TNI, Polri, Densus 88, dan Banser NU oleh sosok yang mengaku anggota ISIS. Video berdurasi empat menit itu disebarluaskan melalui situs Youtube.
(maf)