Priyo: Islah Golkar Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan
Selasa, 23 Desember 2014 - 20:28 WIB
Priyo: Islah Golkar Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan
A
A
A
JAKARTA - Sepuluh juru runding dari dua kubu Partai Golkar sepakat melakukan pertemuan lanjutan pada 8 Januari 2015. Lantas, apakah pertemuan itu menjadi puncak kesepakatan damai?
Juru Runding dari Partai Golkar kubu Agung Laksono, Priyo Budi Santoso belum dapat memastikan apakah pasca pertemuan itu islah partai berlambang pohon beringin ini bisa langsung tercapai.
"Ini tidak seperti membalikkan telapak tangan, ini rumit," ujar Priyo di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Selasa (23/12/2014).
Menurut dia, masih ada beberapa perbedaan yang harus bisa disatukan sebelum mereka menuju islah. Salah satunya ialah mengenai posisi Partai Golkar di pemerintahan.
Namun begitu, mantan Wakil Ketua DPR ini optimis islah Partai Golkar akan lebih cepat tercapai meski masih ada perbedaan. Menurutnya, jalan itu lebih baik ketimbang mereka harus menyelesaikan lewat pengadilan.
"Kita optimis ada jalan keluar. Sehingga tidak ada perbedaan pandangan," pungkasnya.
Sekadar informasi 10 juru runding dari dua kubu Partai Golkar telah melakukan pertemuan, mereka yang dari kubu Agung antara lain, Priyo Budi Santoso, Ibnu Munzir, Yoris Raweyai, Agun Gunanjar serta Andi Mattalatta.
Sementara dari kubu Ical ialah Sharif Cicip Sutardjo, MS Hidayat, Theo L Sambuaga, Fredi Latumahina dan Aziz Syamsuddin.
Juru Runding dari Partai Golkar kubu Agung Laksono, Priyo Budi Santoso belum dapat memastikan apakah pasca pertemuan itu islah partai berlambang pohon beringin ini bisa langsung tercapai.
"Ini tidak seperti membalikkan telapak tangan, ini rumit," ujar Priyo di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Selasa (23/12/2014).
Menurut dia, masih ada beberapa perbedaan yang harus bisa disatukan sebelum mereka menuju islah. Salah satunya ialah mengenai posisi Partai Golkar di pemerintahan.
Namun begitu, mantan Wakil Ketua DPR ini optimis islah Partai Golkar akan lebih cepat tercapai meski masih ada perbedaan. Menurutnya, jalan itu lebih baik ketimbang mereka harus menyelesaikan lewat pengadilan.
"Kita optimis ada jalan keluar. Sehingga tidak ada perbedaan pandangan," pungkasnya.
Sekadar informasi 10 juru runding dari dua kubu Partai Golkar telah melakukan pertemuan, mereka yang dari kubu Agung antara lain, Priyo Budi Santoso, Ibnu Munzir, Yoris Raweyai, Agun Gunanjar serta Andi Mattalatta.
Sementara dari kubu Ical ialah Sharif Cicip Sutardjo, MS Hidayat, Theo L Sambuaga, Fredi Latumahina dan Aziz Syamsuddin.
(kri)