Klub Angkot Ultah, Puncak Macet 12 Km

Selasa, 23 Desember 2014 - 12:57 WIB
Klub Angkot Ultah, Puncak...
Klub Angkot Ultah, Puncak Macet 12 Km
A A A
BOGOR - Ribuan angkutan kota (angkot) asal Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) yang tergabung dalam Monster Fans Club (MFC) konvoi ke kawasan Cisarua, Puncak, Kabupaten Bogor untuk merayakan ulang tahun, kemarin.

Akibatnya, lalu lintas terkunci hingga 3 jam dengan antrean kendaraan mencapai 12 kilometer dari kedua arah (Puncak- Jakarta maupun sebaliknya). Apalagi saat ini arus lalu lintas di Puncak tiap hari macet menjelang perayaan Tahun Baru. Aparat kepolisian tampak kewalahan mengatur dan tidak berani menindak tegas ratusan sopir angkot yang memarkirkan kendaraan hingga menutup badan jalan.

Berdasarkan pantauan, imbas dari aksi para sopir angkot yang hendak merayakan di kawasan Gunung Mas, Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, antrean terjadi mulai simpang Gadog hingga Pasar Cisarua. “Seharusnya polisi tindak tegas sopir-sopir angkot yang ugalugalan hingga menutup semua jalur,” keluh Dede Suhendar, 34, warga Desa Tugu Utara, Cisarua, Kabupaten Bogor yang terjebak macet saat mengendarai sepeda motor di kawasan Cipayung, kemarin.

Hal senada diungkapkan sopir angkot yang sedang melayani penumpang. “Saya nggak gabung di MFC, maka dari itu saya tetap melayani penumpang. Tapi kesal juga terjebak kemacetan dari mulai Cipayung sampai Kecamatan Cisarua, yang biasanya ditempuh 30 menit, ini sudah hampir 3 jam tidak bergerak,” keluh Rahmat, 32, sopir angkot 02 Cisarua-Bogor.

Keluhan serupa disampaikan Mimin Mintarsih, 45, warga Kampung Sampay, Desa Tugu Utara, Kota Bogor. Dia terpaksa berjalan kaki karena angkot yang ditumpanginya tidak bergerak sama sekali akibat terjebak kemacetan. “Kesal dan lama kalau menunggu lancar, makanya saya memilih berjalan kaki. Naik ojek percuma, karena motor juga tidak bergerak,” keluhnya.

Kapolres Bogor AKBP Sonny Mulvianto saat dikonfirmasi mengaku pihaknya tidak menyangka perayaan ultah klub angkot bakal membuat macet jalur Puncak. Pihaknya juga kewalahan mengatur para sopir angkot yang ugal-ugalan di sepanjang jalur Puncak. “Kita sudah upayakan mengatur mereka (sopir), tapi mereka susah diatur,” ujarnya.

Arus lalu lintas dari arah Puncak Pass menuju Bogor sempat ditutup dibuat satu jalur untuk arah ke atas mulai dari Simpang Taman Safari Indonesia. Namun, upaya melancarkan arus lalu lintas dari arah Bogor atau Jakarta menuju Puncak ini tidakefektif. Antreankendaraan masih terjadi mulai Simpang Gadog hingga kantor Kecamatan Cisarua sepanjang 10 km.

Haryudi
(bbg)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved