Orangutan Sumatera Seperti Manusia

Selasa, 23 Desember 2014 - 11:25 WIB
Orangutan Sumatera Seperti...
Orangutan Sumatera Seperti Manusia
A A A
BUENOS AIRES - Pengadilan Argentina membuat keputusan yang mencengangkan dengan mengakui orangutan sebagai primata yang memiliki hak-hak dasar manusia.

Atas dasar keputusan itu pula, seekor orangutan asal Sumatera bernama Sandra dilepas ke alam liar dari sebuah kebun binatang, setelah 20 tahun berada di ruangan kecil mirip penjara di kebun binatang ibu kota Argentina, Buenos Aires. Kondisi kebun binatang yang tidak manusiawi ternyata membuat Sandra depresi dan selalu merasa ketakutan.

Atas dasar inilah, Asosiasi Pengacara ProfesionaluntukHakHewan( AFADA) meminta Sandra dibebaskan dan dilepaskealamliar. AFADA mengungkapkan, Sandra yang telah berusia 29 tahun memiliki kemampuan kognitif manusia, seperti mempertahankan ikatan emosional dan berpikir sehingga ia berhak mendapatkan hak-hak dasar manusia.

Sandra bahkan mampu membuat keputusan, memiliki kesadaran diri dan persepsi waktu layaknya manusia sehingga pengurungannya di kebun binatang merupakan perampasan kebebasan. Pengacara pun menyodorkan draf “habeas corpus “ kepada pemerintah untuk mendukung proses pembebasan Sandra.

Habeas corpus adalah hukum yang dapat diajukan untuk membebaskan subjek-subjek tertentu. Melalui hukum inilah, Sandra, orangutan asal Sumatera, Indonesia ini dibebaskan. “Keputusan ini menjadi jalan bagi kera besar lainnya yang hak kebebasannya dirampas oleh kebun binatang, sirkus, taman air, dan laboratorium ilmiah,” ujar juru bicara AFADA Paul Boumpadre kepada surat kabarLa Nacion.

Sandra yang lahir pada 1986 di kebun binatang Jerman Rostock, tiba di Buenos Aires pada September 1994. Yayasan Wildlife Dunia (WWF) menyatakan Sandra sebagai orangutan Sumatera yang paling terancam dari spesies orangutan. Jenis ini hanya ditemukan di provinsiprovinsi utara dan barat Sumatera, Indonesia. Spesies ini cepat kehilangan habitat alaminya karena semakin meluasnya pertanian dan permukiman manusia.

Rini agustina
(ftr)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Israel Meradang karena...
Israel Meradang karena Iran Sukses Luncurkan Satelit Militer
Kartun Menghina Khamenei,...
Kartun Menghina Khamenei, Pemred Media Iran Ditangkap
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Fenomena Matahari Tepat...
Fenomena Matahari Tepat di Atas Kakbah, Kemenag Verifikasi Arah Kiblat di 725.669 Titik
Periksa Anggota BPK...
Periksa Anggota BPK Bobby Rizaldi, KPK Dalami Dugaan Pengaturan Opini WTP Pemkab Muara Enim
Hari Ini, Tersangka...
Hari Ini, Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti Dilimpahkan ke Kejagung
Hendardi Beberkan 3...
Hendardi Beberkan 3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah oleh Kejagung: Keberanian KPK Sedang Diuji
3 Brigjen Pol Dimutasi...
3 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri ke Divkum Polri pada Juni 2026, Ini Daftar Namanya
M Jasin Dorong KPK Ambil...
M Jasin Dorong KPK Ambil Alih Kasus Febrie Andriansyah: Jangan Ewuh Pakewuh
Infografis
10 Momen Kekhilafan...
10 Momen Kekhilafan Terburuk dalam Sejarah Manusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved