Alasan Kubu Agung Ngotot Bawa Golkar Keluar dari KMP
Sabtu, 20 Desember 2014 - 17:33 WIB
Alasan Kubu Agung Ngotot Bawa Golkar Keluar dari KMP
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPP Partai Golkar hasil Munas Ancol Agun Gunanjar mengungkapkan alasan mengapa Partai Golkar harus keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP).
Agun menilai, posisi Golkar di bawah kendali Ketua Umum Aburizal Bakrie (Ical) saat ini tidak sejalan dengan doktrin partai, yakni Golkar sebagai institusi partai yang mandiri.
"Makanya kita tidak mengenal oposisi atau penyeimbang. Yang ada Golkar mandiri, responsif, solid, egaliter, modern, sesuai Pasal 6 Anggaran Dasar Partai," ujarnya di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (20/12/2014).
Bagi kubu Agung Laksono syarat keluar dari KMP itu harus dipenuhi kubu Ical jika ingin melakukan islah. Ketua Umum DPP Partai Golkar Agung Laksono mengatakan, perdamaian kedua kubu masih terus diupayakan meski sejauh ini belum ada titik terang untuk rekonsiliasi.
"Ya, memang seperti itu, kami mengajukan untuk keluar dari KMP tapi tidak otomatis masuk ke KIH. Tapi mendukung pemerintah," ujar Agung.
Agun menilai, posisi Golkar di bawah kendali Ketua Umum Aburizal Bakrie (Ical) saat ini tidak sejalan dengan doktrin partai, yakni Golkar sebagai institusi partai yang mandiri.
"Makanya kita tidak mengenal oposisi atau penyeimbang. Yang ada Golkar mandiri, responsif, solid, egaliter, modern, sesuai Pasal 6 Anggaran Dasar Partai," ujarnya di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (20/12/2014).
Bagi kubu Agung Laksono syarat keluar dari KMP itu harus dipenuhi kubu Ical jika ingin melakukan islah. Ketua Umum DPP Partai Golkar Agung Laksono mengatakan, perdamaian kedua kubu masih terus diupayakan meski sejauh ini belum ada titik terang untuk rekonsiliasi.
"Ya, memang seperti itu, kami mengajukan untuk keluar dari KMP tapi tidak otomatis masuk ke KIH. Tapi mendukung pemerintah," ujar Agung.
(kri)