Respons Kubu Ical Soal Manuver Agung di DPR & MPR
Rabu, 17 Desember 2014 - 17:26 WIB
Respons Kubu Ical Soal Manuver Agung di DPR & MPR
A
A
A
JAKARTA - Partai Golkar kubu Agung Laksono telah menyerahkan nama pemimpin Fraksi DPR & MPR menggantikan kubu Aburizal Bakrie (Ical) yang sudah ada lebih dahulu.
Mengomentari hal ini, Ketua DPP Partai Golkar kubu Ical Tantowi Yahya menanggapi santai.
Kata dia, mencermati putusan Kemenkumham mengenai kepengurusan Partai Golkar, maka kembali berdasarkan hasil Munas VIII di Riau tahun 2009.
"Artinya kepengurusan DPP di bawah Aburizal sebagai ketua umum dan Idrus Marham sebagai Sekjen, itu saja," ujar Tantowi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (17/12/2014).
Oleh karenanya, Tantowi tak mau berkomentar lebih jauh. Wakil Ketua Komisi I DPR ini hanya berpatok pada pernyataan Kemenkumham. Dengan demikian, Ical tetap menjadi ketua umum.
"Meski enggak tertulis Menkumham berkata bahwa kami mengakui kepengurusan Munas 2009 ya itu diakui, enggak tertulis tapi itu ucapan yang menurut pakar hukum tata negara bisa dirujuk sebagai keputusan pemerintah," pungkasnya.
Mengomentari hal ini, Ketua DPP Partai Golkar kubu Ical Tantowi Yahya menanggapi santai.
Kata dia, mencermati putusan Kemenkumham mengenai kepengurusan Partai Golkar, maka kembali berdasarkan hasil Munas VIII di Riau tahun 2009.
"Artinya kepengurusan DPP di bawah Aburizal sebagai ketua umum dan Idrus Marham sebagai Sekjen, itu saja," ujar Tantowi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (17/12/2014).
Oleh karenanya, Tantowi tak mau berkomentar lebih jauh. Wakil Ketua Komisi I DPR ini hanya berpatok pada pernyataan Kemenkumham. Dengan demikian, Ical tetap menjadi ketua umum.
"Meski enggak tertulis Menkumham berkata bahwa kami mengakui kepengurusan Munas 2009 ya itu diakui, enggak tertulis tapi itu ucapan yang menurut pakar hukum tata negara bisa dirujuk sebagai keputusan pemerintah," pungkasnya.
(maf)