Pemerintahan Jokowi Diragukan Mampu Tuntaskan Kasus HAM

Minggu, 14 Desember 2014 - 17:14 WIB
Pemerintahan Jokowi...
Pemerintahan Jokowi Diragukan Mampu Tuntaskan Kasus HAM
A A A
JAKARTA - Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) dinilai tak serius dalam menuntaskan kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) masa lalu.

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mengatakan, padahal salah satu janji Jokowi-JK saat kampanye Pilpres 2014 lalu adalah menyelesaikan kasus pelanggaran HAM di masa lalu.

"Kemungkinan ke depan, pemerintahan Jokowi-JK tidak akan mampu melindungi HAM. Kalau pun dilakukan, dia (Jokowi) hanya melakukan pada isu yang membuat mereka nyaman," kata Koordinator KontraS Haris Azhar di Cheese cake Factory, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Minggu (14/12/2014).

Dia pun mengkritik Jokowi yang sama sekali tidak pernanh menyinggung soal HAM dalam dua bulan pemerintahannya berjalan. Ia melihat, Jokowi hanya memberikan pernyataan-pernyataan soal nasionalisme.

"Misal pemerintah bicara soal Lapindo, tapi tidak bicara soal kasus Talangsari. Bicara pembakaran kapal, tidak bicara terkait penyelesaian damai di Papua," tutur Haris.

Padahal, kata dia, sekira 70% persen warga Papua memilih Jokowi-JK pada Pilpres 2014 kemarin. Parahnya lagi, lanjut Haris, pemerintahan Jokowi dalam penanganan kasus HAM hanyalah mengutamakan simbol.

"Seperti, menaiki pagar, memegang semen dan batu bata. Ini simbolik saja dan dipublikasikan yang tidak akan membawa perubahan," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Aksi Solidaritas Korban...
Aksi Solidaritas Korban untuk Keadilan
Aksi Kamisan ke-766
Aksi Kamisan ke-766
Pemerintah Akui Adanya...
Pemerintah Akui Adanya Pelanggaran HAM Berat
Presiden Jokowi Sorot...
Presiden Jokowi Sorot dan Akui Pelanggaran HAM di Masa Lalu
Komnas HAM Sebut Polri...
Komnas HAM Sebut Polri Jadi Instansi Paling Sering Diadukan Soal Pelanggaran HAM
Aksi Kamisan ke-792,...
Aksi Kamisan ke-792, Desak Pemerintah Jamin Penegakan HAM
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved