60% Korupsi Terkait Pengadaan Barang

Kamis, 11 Desember 2014 - 11:38 WIB
60% Korupsi Terkait...
60% Korupsi Terkait Pengadaan Barang
A A A
YOGYAKARTA - Tindak pidana korupsi di Indonesia masih didominasi oleh kegiatan pengadaan barang dan jasa. Sebanyak 60% kasus-kasus yang ditangani KPK terkait pengadaan barang dan jasa.

Karena itu, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) berupaya memperbaiki sistem lelang yang ada. Sayangnya, meski telah diperbaiki, kelemahan sistem tetap saja ditemui.

“Kelemahan sistem pengadaan barang/jasa yang ada saat ini lebih pada tidak terjadinya persaingan yang sehat antara pengusaha di tingkat pusat dan daerah. Hal ini karena jumlah pengusaha yang sangat sedikit sehingga sering kali yang menang tender itu lagi, itu lagi,” ungkap Kepala LKPP Agus Rahardjo saat menghadiri seminar nasional “Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi” dalam rangka Peringatan Hari Antikorupsi di Graha Sabha Pramana, UGM, Yogyakarta, kemarin.

Agus mengungkapkan, hingga kini tercatat hanya ada 222.000 perusahaan yang terdaftar dalam sistem lelang di LKPP. Dari jumlah itu, pelaku atau pemilik usaha sebenarnya hanyaberkisar antara 70.000 - 100.000 orang.

“Satu pengusaha biasanya memiliki 3-4 perusahaan. Padahal, tiap tahunnya lebih dari 400.000 paket yang dilelang dan nilainya mencapai Rp828 triliun untuk 2014. Karena itu, kami juga bekerja sama dengan pemerintah daerah guna menumbuhkan minat usaha agar makin banyak muncul pengusaha-pengusaha baru,” paparnya.

Deputi Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Perekonomian Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Ardan Adiperdana mengatakan, BPKP bersama KPK telah berkomitmen melakukan koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi di berbagai lembaga dan instansi pemerintah daerah. Program koordinasi dan supervisi itu bertujuan mendorong peningkatan alokasi APBD untuk kegiatan prorakyat yang bebas korupsi.

Ratih keswara
(bbg)
Berita Terkait
PBH Diharapkan Memiliki...
PBH Diharapkan Memiliki Peran Lebih dalam Mengedukasi Masyarakat di Bidang Hukum
Usai Dieksekusi Cambuk,...
Usai Dieksekusi Cambuk, Terpidana Pelanggar Syariat Islam Ini Tersungkur
Buka Mubes Gakum Kosgoro...
Buka Mubes Gakum Kosgoro 57, Agung Laksono Minta Hukum Tak Hanya Tajam ke Bawah Saja
Pembukaan Kantor Hukum...
Pembukaan Kantor Hukum Samara, Barita: Komjak RI Konsisten Jalankan Pegawasan Demi Tegaknya Keadilan
Apa Saja Jenis Tata...
Apa Saja Jenis Tata Hukum yang Ada di Indonesia? Berikut Penjabarannya
Pembagian Macam-Macam...
Pembagian Macam-Macam Hukum di Indonesia
Berita Terkini
Kejagung: Proyek Motor...
Kejagung: Proyek Motor Listrik BGN Rp1 Triliun Jatuh ke Vendor yang Tak Penuhi Syarat
Dadan Hindayana Tersangka...
Dadan Hindayana Tersangka Dugaan Korupsi MBG, PDIP Minta Pengawasan Diperketat
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi...
Jelang Vonis Kasus Sertifikasi K3, Noel: Kalau Saya Terbukti Peras Pengusaha Hukum Mati
Berkas Roy Suryo Cs...
Berkas Roy Suryo Cs P21, Polda Metro Diminta Segera Lakukan Pelimpahan Tahap Dua
Dadan Hindayana Cs Terjerat...
Dadan Hindayana Cs Terjerat Korupsi, DPR Perketat Pengawasan Tata Kelola di BGN
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved