Dewan Riset Bantu Kembangkan Teknologi Perdesaan

Rabu, 10 Desember 2014 - 16:51 WIB
Dewan Riset Bantu Kembangkan...
Dewan Riset Bantu Kembangkan Teknologi Perdesaan
A A A
JAKARTA - Pemerintah meminta Dewan Riset Nasional untuk membantu dan memberikan acuan operasional dan ilmiah yang jelas mengenai pengembangan teknologi perdesaan.

Teknologi tersebut diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk unggulan masyarakat. “Melalui Dewan Riset Nasional, ke depan kiranya dapat dirumuskan rambu-rambu acuan operasional dan ilmiah yang jelas bagi terciptanya daya inovasi masyarakat desa melalui pemantapan ketiga unsur penguasaan, pemanfaatan, dan pemajuan iptek (unsur kelembagaan, sumber daya, dan jaringan) di daerah,” ujar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar saat menjadi keynote speech workshop dengan tema “Iptek untuk Membangun Indonesia dari Pinggiran” sebagai rangkaian sidang paripurna Dewan Riset Nasional di Jakarta kemarin.

Menteri Marwan mengatakan, pada Undang-Undang tentang Desa disebutkan pula bahwa tujuan desa membangun adalah untuk mewujudkan desa yang kuat, maju, mandiri, dan demokratis. Dalam konteks ini, unsur kelembagaan iptek yang terdiri atas unsur perguruan tinggi, lembaga penelitian dan pengembangan, badan usaha, serta lembaga penunjang akan dapat mendukung empat fokus kegiatan desa.

“Tidak dapat dimungkiri bahwa iptek dan berbagai sektor pembangunan di Indonesia telah semakin seiring sejalan untuk mengubah kemajuan segala bidang. Kita tahu bahwa dengan iptek peradaban dibangun dan dengan iptek kehidupan manusia semakin berkualitas,” ujar dia.

Secara terpisah, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memastikan satu direktorat jenderal (ditjen) di kementeriannya akan dipindahkan ke Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) dan Transmigrasi. Ditjenyangpindah tersebut adalah Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD).“Yang PMD semuanya ikut pindah ke Kementerian Desa, termasuk pegawainya,” sebutnya.

MeskiPMDtelahdipindahke kementerian lain, Tjahjo mengatakan akan membentuk subunit mengenai pemerintahan desa. Artinya masih ada urusan desa yang akan dikelola Kemendagri. “Hanya kami akan membentuk unit pemerintahan desa. Karena Kemendagri kan pusat sampai desa,” paparnya.

Dita angga
(bbg)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Luncurkan 2Indo Survei,...
Luncurkan 2Indo Survei, Arfino Koto : 2024 Adalah Eranya Anak Muda
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
#PraxiSurvey Soroti...
#PraxiSurvey Soroti Dilema Pemilu 2024, 42,96 Persen Mahasiswa akan Terima Uang Tanpa Pilih Kandidat
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Berita Terkini
Arus Balik Lebaran 2025,...
Arus Balik Lebaran 2025, ASDP Catat Jumlah Penumpang Menurun 31 Persen
2 jam yang lalu
Puan Sebut Pertemuan...
Puan Sebut Pertemuan Megawati dan Prabowo Pasca Libur Lebaran, Jubir PDIP: Mohon Bersabar
5 jam yang lalu
Jurnalis Asing Wajib...
Jurnalis Asing Wajib Punya Surat Keterangan Kepolisian? Kapolri dan Kadiv Humas Polri Buka Suara
16 jam yang lalu
Retreat Kepala Daerah...
Retreat Kepala Daerah Gelombang Kedua Segera Digelar, Lokasinya Belum Bisa Dipastikan
19 jam yang lalu
Mega Perintahkan Kepala...
Mega Perintahkan Kepala Daerah PDIP Ikut Retreat Gelombang Kedua jika Absen pada Gelombang Pertama
20 jam yang lalu
ART Lagi Mudik, Menteri...
ART Lagi Mudik, Menteri Raja Juli Antoni Bantu Istri Beres-Beres Rumah
20 jam yang lalu
Infografis
5 Teknologi Canggih...
5 Teknologi Canggih Masjidilharam, Salah Satunya Robot Panduan
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved