Entok Bakar Penggugah Selera

Minggu, 07 Desember 2014 - 10:29 WIB
Entok Bakar Penggugah...
Entok Bakar Penggugah Selera
A A A
Menikmati daging bebek atau ayam mungkin sudah biasa di Surabaya. Namun, bagaimana dengan entok? Di kawasan pinggir Kota Pahlawan, ada satu tempat yang menyediakan hidangan unggas satu ini, yang dari tampilannya saja sudah menggugah selera.

Di tatar Jawa, entok juga biasa disebut mentok. Hewan ini sengaja dipelihara untuk dimanfaatkan daging dan telurnya. Secara tampilan, entok mirip dengan bebek, karena unggas ini memang masuk keluarga bebek. Namun, dari sisi kandungan daging dan teksturnya, daging entok lebih banyak dan empuk ketimbang bebek/itik.

Nah, di kedai Dapur Ndeso, entok, salah satunya diolah dengan cara dibakar. Menu tersebut yang akan KORAN SINDO ulas dalam Jelajah Kulinerkali ini. Di sini, menu entok bakar disajikan dengan sambal yang jenisnya bisa dipilih pengunjung sesuai selera. Ada sambal terasi, sambal mentah, sambal pencit, dan sambal matang.

Entok bakar ini memang dibakar dengan bumbu bakaran yang tidak jauh berbeda dengan bakaran pada jenis menu lain. Hanya, pihak rumah makan mengklaim, selain bumbu-bumbu standar, entok bakar buatannya juga diolesi bumbu khusus yang diracik juru masak mereka secara khusus. Bahan bumbu tersebut, antara lain bawang putih dan cabai, yang tampak dioleskan pada entok.

”Bumbu bakaran kami sebenarnya tidak beda jauh dengan bumbu di tempat lain. Namun, ada standar racikan khusus yang digunakan para juru masak di rumah makan ini,” kata Manajer Dapur Ndeso Hariono. Sambal menjadi penambah cita rasa yang tak bisa dianggap ”remeh”. Sebab, menu entok bakar ini akan berasa lebih nikmat ketika dicocoli sambal.

Saat berkunjung ke Dapur Ndeso, KORAN SINDOsempat mencoba entok bakar dengan sambal mentah. Rasa pedas sambal bercampur dengan daging entok yang gurih menciptakan sensasi tersendiri. Siapa pun agaknya akan ketagihan setelah satu kali mencicipi. Menu pendamping seperti lalapan dan cah kangkung harus disisihkan dulu demi bisa menikmati entok bakar secara utuh.

Apalagi sajian entok ini tidak setiap hari tersedia di sini lantaran terkendala minimnya bahan baku. ”Menu kami ada banyak sebenarnya. Hanya, yang paling favorit adalah penyetan ayam karena paling banyak dipesan. Sementara kalau entok, kadang pelanggan harus antre atau sabar dulu lantaran bahan dasarnya tidak selalu ada,” ujar Hariono. Menu yang bisa tersaji setiap hari di sini memang ayam dan bebek.

Variannya ada yang dibakar, ada pula yang digoreng. Ada juga olahan ikan, salah satunya sup ikan. Sajian satu itu berisi daging ikan gurami dan aneka sayuran yang dimasak jadi satu dengan bumbu racikan khas Dapur Ndeso. Menu sup ikan ini sekilas tampak seperti tom yum, kuliner asal Thailand. Adapun yang membedakan adalah isiannya. Saat dicicipi, menu satu ini memunculkan cita rasa yang unik, percampuran antara manis dan asam. Nikmat dan segar pokoknya.

Mamik wijayanti
(bbg)
Berita Terkait
Jelajah Kuliner Enak...
Jelajah Kuliner Enak di Daerah Glodok!
Jelajah Kuliner Nusantara...
Jelajah Kuliner Nusantara Bersama Shopee 9.9 Super Shopping Day!
Jelajah Lawang Surya...
Jelajah Lawang Surya Kencana, Hunting Spot Foto dan Kuliner Bogor
Jelajah Ragam Kuliner...
Jelajah Ragam Kuliner Serta Fashion and Beauty di PergiKuliner XploRasa
BUMN Kolaborasi Dorong...
BUMN Kolaborasi Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Jelajah Kuliner Nusantara
PergiKuliner Festival...
PergiKuliner Festival Jelajah Nusantara Hadir di Metropolitan Mall Bekasi
Berita Terkini
Amanat Lengkap Presiden...
Amanat Lengkap Presiden Prabowo di Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri Tahun 2026
Jenderal Agus Subiyanto...
Jenderal Agus Subiyanto Pastikan TNI Siap Dukung Swasembada Beras
PN Jakarta Selatan Tunda...
PN Jakarta Selatan Tunda Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 3 Pekan Depan
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Jilid 3 Roy Suryo Digelar di PN Jakarta Selatan Hari Ini
TNI-Polri Harus Profesional,...
TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Infografis
RDF Plant Rorotan Mampu...
RDF Plant Rorotan Mampu Hasilkan Ratusan Ton Bahan Bakar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved