Dua Opsi Jabatan Bagi SBY di Demokrat
Rabu, 03 Desember 2014 - 09:05 WIB
Dua Opsi Jabatan Bagi SBY di Demokrat
A
A
A
JAKARTA - Partai Demokrat hingga kini belum merencanakan menggelar Kongres untuk pemilihan ketua umum baru seperti yang tengah dilakukan sejumlah partai politik (parpol).
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Ramadhan Pohan mengungkapkan, ada dua opsi jabatan untuk Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dari keinginan kadernya.
Pertama, mereka menginginkan SBY melanjutkan kepemimpinan sebagai ketua umum partai berlogo bintang mercy tersebut. "Cabang-cabang nyaman dan lebih pede dengan opsi itu," kata Ramadhan Pohan saat dihubungi Sindonews, Rabu (3/12/2014).
Opsi kedua, sejumlah kader menginginkan SBY menduduki jabatan lebih terhormat dari ketua umum, yakni sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat.
"Karena untuk politik sehari-hari, biar kasih ke Ketum dan Sekjen," terangnya.
Mantan Wakil Ketua Komisi I ini berpendapat kedua opsi tersebut sama baiknya. Mereka pun menyerahkan kepada kader untuk menentukan posisi yang pas untuk mantan presiden tersebut saat menggelar Kongres nanti.
"Dua opsi itu menarik dan bagus. Semua tinggal gimana Kongres. Terserah cabang yang ada 500-an itu," pungkasnya.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Ramadhan Pohan mengungkapkan, ada dua opsi jabatan untuk Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dari keinginan kadernya.
Pertama, mereka menginginkan SBY melanjutkan kepemimpinan sebagai ketua umum partai berlogo bintang mercy tersebut. "Cabang-cabang nyaman dan lebih pede dengan opsi itu," kata Ramadhan Pohan saat dihubungi Sindonews, Rabu (3/12/2014).
Opsi kedua, sejumlah kader menginginkan SBY menduduki jabatan lebih terhormat dari ketua umum, yakni sebagai Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat.
"Karena untuk politik sehari-hari, biar kasih ke Ketum dan Sekjen," terangnya.
Mantan Wakil Ketua Komisi I ini berpendapat kedua opsi tersebut sama baiknya. Mereka pun menyerahkan kepada kader untuk menentukan posisi yang pas untuk mantan presiden tersebut saat menggelar Kongres nanti.
"Dua opsi itu menarik dan bagus. Semua tinggal gimana Kongres. Terserah cabang yang ada 500-an itu," pungkasnya.
(kri)