Pelaku Penembakan Pilih Mengakhiri Tugas sebagai Polisi

Senin, 01 Desember 2014 - 13:07 WIB
Pelaku Penembakan Pilih...
Pelaku Penembakan Pilih Mengakhiri Tugas sebagai Polisi
A A A
FERGUSON - Darren Wilson, petugas kepolisian yang menembak mati remaja berkulit hitam, Michael Brown, mengundurkan diri dari Departemen Kepolisian Ferguson (DKF), Amerika Serikat (AS), kemarin.

Wilson mengaku tidak ingin mengancam keselamatan semua pihak dan mencoreng nama baik DKF. Berdasarkan surat pengunduran diri yang dikirimkan Wilson ke kantor DKF, dia mengaku berat menanggalkan jabatannya. “Saya berharap dapat terus bekerja sebagai polisi, namun keselamatan petugas kepolisian dan masyarakat adalah hal yang paling penting bagi saya. Saya tidak ingin mengambil risiko,” ujarnya, dikutip Reuters.

Lebih lanjut Wilson mengatakan, tidak ada pihak ketiga dalam skenario pengunduran dirinya. Dia mengucapkan salam perpisahan berdasarkan kehendak pribadi. Pria berusia 28 tahun itu tidak ingin ada yang terluka akibat tindakannya menembak remaja kulit hitam yang menghebohkan AS. Keputusan yang diambil Wilsonsebenarnya sudahdiprediksi beberapa orang. Wilson tidak bekerja setelah insiden penembakan Brown pada 9 Agustus 2014.

Dia mengambil cuti dan fokus mengurusi agenda sidang. Sebelumnya, pengacaranya, Neil Bruntrager, sudah menduga kliennya akan mengundurkan diridari DKF. Diabahkanmenyebut Wilson tidak akan bekerja sebagai polisi lagi. Pengunduran diri Wilson mengundang banyak reaksi. Pengacara keluarga Brown, Anthony Gray, mengeluarkan pernyataan resmi untuk merespons surat pengunduran diri Wilson.

“Saya yakin petugas polisi Darren Wilson membuat keputusan personal yang didasarkan pada kepentingan umum dan pribadi,” ujar Gray. Sepekan sebelumnya, Wilson menghadapi pengadilan atas tuduhan membunuh Brown. Namun, hakim pengadilan berkata lain. Mereka memutuskan tidak menjatuhkan dakwaan terhadap Wilson. Akibatnya pengunjuk rasa bertindak anarki di Kota Ferguson dan di beberapa wilayah AS. Awal pekan ini Wilson membeberkan alasannya di balik penembakan Brown.

Dia mengatakan bahwa Brown mendorongnya hingga mengenai badan mobil patroli polisi. Dia mengaku dipukul. Saat itu Brown juga dituduh berupaya mengambil senjata Wilson. Dia mengatakan sudah bekerja sesuai aturan. “Saya menjalankan tugas saya dengan benar,” tutur Wilson, dilansir Reuters.

“Namun, itu merupakan pengalaman pertama saya menggunakan dan menembak seseorang selama saya bertugas sebagai polisi,” kata pria yang juga mengaku dua kali dipukul Brown, kepada hakim agung tersebut.

Muh shamil
(ars)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
Respons Donald Trump...
Respons Donald Trump usai Gambarnya sebagai Paus Viral
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved