Ditanya Soal Server e-KTP, Mendagri Tunggu Penelusuran KPK

Jum'at, 28 November 2014 - 19:39 WIB
Ditanya Soal Server...
Ditanya Soal Server e-KTP, Mendagri Tunggu Penelusuran KPK
A A A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo enggan menegaskan keberadaan server Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP), apakah di dalam negeri atau di luar negeri.

"Tunggu penelusuran KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Ya dong, kita kan enggak mau mendahului dong," kata Tjahjo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (28/11/2014).

Sekadar diketahui, beberapa hari sebelumnya, Tjahjo mengatakan bahwa server e-KTP berada di luar negeri. Sementara hasil inspeksi mendadak (Sidak) di kantor Direktorat Jenderal Kependudukan dan pencacatan Sipil, Kalibata, Jakarta, belum lama ini, Wakil Ketua DPR Fadli Zon menegaskan server e-KTP itu berada di dalam negeri.

Tjahjo tak mempersoalkan pernyataan Fadli Zon yang mengatakan server e-KTP itu berada di dalam negeri.

"Ya silakan, itu hak DPR memberikan pengawasan. Tapi kalau memang pimpinan DPR mengatakan tidak ada masalah, kenapa KPK sampai melakukan berbagai penggeledahan, menetapkan orang-orang kami sebagai tersangka, berarti ada masalah. Ya dong, fair dong," ungkapnya.

Menurut dia, hak Fadli Zon melakukan sidak. Dia pun mengaku senang jika alasan Fadli Zon melakukan sidak itu dalam fungsi pengawasan DPR.

"Kami terima kasih, mendapatkan saran kritik. Tapi kalau dikatakan tidak ada masalah, kata orang Dukcapil sendiri, wong KPK menyidik kok, berarti ada masalah, mari kita tunggu saja," imbuhnya.

Yang terpenting, ujar dia, masyarakat bisa dengan cepat mendapatkan e-KTP, dan saran dari DPR didengarnya.

"Bahwa e-KTP harus jalan oke harus jalan, kami akan perbaiki sistem agar aman. Soal ada indikasi berbagai hal tadi, mulai remote indikasi yang lain, biarlah KPK yang menyelesaikan," ungkapnya.
(maf)
Berita Terkait
Antrian E KTP Ricuh
Antrian E KTP Ricuh
Meraup Rezeki Lewat...
Meraup Rezeki Lewat Jasa Reparasi KTP
Ricuh Pengurusan E-KTP
Ricuh Pengurusan E-KTP
Pembuatan KTP Elektronik...
Pembuatan KTP Elektronik di Rumah Bagi Warga Berkebutuhan Khusus
Kemendagri Permudah...
Kemendagri Permudah Transgender Dapatkan e-KTP
Cara Membuat Watermark...
Cara Membuat Watermark Pada e-KTP
Berita Terkini
Sempat Diragukan, Menhaj...
Sempat Diragukan, Menhaj Klaim Haji 2026 Jadi Salah Satu Penyelenggaraan Terbaik dalam Sejarah
MUI Desak Koruptor Dihukum...
MUI Desak Koruptor Dihukum Mati: Beri Efek Jera, Menyengsarakan Rakyat
Menyambut Modi, Mengingat...
Menyambut Modi, Mengingat Janji Pluralisme India
Pengadaan Gembok Lapas...
Pengadaan Gembok Lapas Rp92,5 M, Ditjenpas: Bukan Gembok Biasa dan Dirancang Khusus
PM India Akan ke Indonesia...
PM India Akan ke Indonesia Bertemu Prabowo, Bahas Ketahanan Pangan hingga Pertahanan
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved