Dipimpin Eks Kader Partai, Prestasi Kejagung Bakal Suram
Jum'at, 28 November 2014 - 07:07 WIB
Dipimpin Eks Kader Partai, Prestasi Kejagung Bakal Suram
A
A
A
JAKARTA - Pemberantasan Korupsi di Kejaksaan Agung (Kejagung) diprediksi tidak akan cemerlang di bawah kepemimpinan Jaksa Agung HM Prasetyo. Pasalnya, Prasetyo merupakan eks kader partai politik sehingga diragukan objektivitasnya.
"Tidak bisa diharapkan dengan gerakan pemberantasan korupsi ke depan," kata Direktur Investigasi dan Advokasi Fitra Uchok Sky Khadafi saat dihubungi Sindonews, Kamis 27 November 2014 malam.
Uchok menilai, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melanggar pakem publik bahwa Jaksa agung tidak boleh dijabat oleh kader partai politik. Menurut dia, akan mencederai rasa keadilan publik.
"Artinya, naik Jaksa Agung dari partai akan terjadi konflik kepentingan," kata Ucok.
Seperti diketahui, sebelum menjadi kader Partai Nasdem, Prasetyo merupakan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum). Namun, pihaknya tidak banyak melihat berprestasi yang ditorehkan selama berada di Korps Adhyaksa.
"Sosok Jaksa Agung ini banyak yang kelam daripada prestasi dalam pemberantasan korupsi," tegasnya.
"Tidak bisa diharapkan dengan gerakan pemberantasan korupsi ke depan," kata Direktur Investigasi dan Advokasi Fitra Uchok Sky Khadafi saat dihubungi Sindonews, Kamis 27 November 2014 malam.
Uchok menilai, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melanggar pakem publik bahwa Jaksa agung tidak boleh dijabat oleh kader partai politik. Menurut dia, akan mencederai rasa keadilan publik.
"Artinya, naik Jaksa Agung dari partai akan terjadi konflik kepentingan," kata Ucok.
Seperti diketahui, sebelum menjadi kader Partai Nasdem, Prasetyo merupakan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum). Namun, pihaknya tidak banyak melihat berprestasi yang ditorehkan selama berada di Korps Adhyaksa.
"Sosok Jaksa Agung ini banyak yang kelam daripada prestasi dalam pemberantasan korupsi," tegasnya.
(kri)