Transmigrasi Dipercaya Lebih Berkembang di Kementerian Desa

Selasa, 25 November 2014 - 19:15 WIB
Transmigrasi Dipercaya...
Transmigrasi Dipercaya Lebih Berkembang di Kementerian Desa
A A A
JAKARTA - Program transmigrasi diyakini akan lebih maju di bawah Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi. Salah satunya karena program transmigrasi juga akan ditopang dengan anggaran desa.

Kementerian Desa, sebelumnya bernama Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu akan menikmati

Dirjen Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi (P2KT) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Kementerian Jamaluddien Malik mengatakan, efek penggabungan transmigrasi ke kementerian baru bagus untuk pengembangan kawasan.

Misalnya, lanjut dia, transmigrasi sebagai kawasan perdesaan akan menerima anggaran desa sesuai Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Menurut dia, kawasan transmigrasi yang mendapatkan dana desa harus menunggu lima tahun.

"Kawasan transmigrasi setelah lima tahun diserahkan ke desa masing-masing. Tidak seperti sekarang yang sudah diterimakan tapi Tidak dijadikan desa," tutur Jamaluddien usai penandatanganan nota kesepahaman bidang Ketransmigrasian antara Gubernur Kaltara, Gubernur DIY dan Gubernur Jatim di Balai Kepatihan Yogyakarta, Selasa (25/11/2014).

Menurut dia, masalah anggaran yang terlalu rendah untuk pengembangan transmigrasi juga dapat terselesaikan.

Selama ini, kata dia, anggaran untuk transmigrasi hanya Rp1,5 triliun. Padahal idealnya transmigrasi membutuhkan Rp3 triliun-4 triliun pertahun.

Dia menyebutkan, pemerintah baru ini berambisi untuk memberangkatkan 10.000 kepala keluarga transmigran pertahunnya.

Namun jika tidak ada kebijakan anggaran baru maka hanya mampu memberangkatkan 3.000 kepala keluarga (KK) seperti tahun sebelumnya.

Gubernur DIY Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X mengatakan, transmigrasi membawa arti penting bagi masyarakat.

Transmigrasi, kata dia, tidak hanya meningkatkan aspek ekonomi namun juga memberi solusi kepadatan penduduk khususnya di pulau Jawa. Transmigrasi juga menjadi alat transformasi dan akulturasi budaya.

"Transmigrasi tidak hanya bermotifkan ekonomi saja tetapi juga ikut mendukung pelestarian budaya setempat dan mendukung persatuan dan kesatuan bangsa," ungkapnya.
(dam)
Berita Terkait
Wamen Viva Yoga Ajak...
Wamen Viva Yoga Ajak AKSI Bangun Kawasan Transmigrasi
Kementerian Transmigrasi...
Kementerian Transmigrasi Umumkan Program Studi Beasiswa Patriot, Terbuka untuk 1.100 Mahasiswa S2
Kementerian Transmigrasi...
Kementerian Transmigrasi Bakal Perluas Program Pengiriman Tenaga Kerja ke Jepang
Indeks Integritas Kementerian...
Indeks Integritas Kementerian Transmigrasi Capai 79,89 dalam SPI KPK pada 2025
Kementrans Salurkan...
Kementrans Salurkan 1.700 Paket Sembako Presiden ke Warga Kawasan Transmigrasi Barelang
Mentrans Rencanakan...
Mentrans Rencanakan Balai Transmigrasi sebagai Kawasan Eduwisata Transmigrasi
Berita Terkini
9 Jaksa Mulai Bekerja...
9 Jaksa Mulai Bekerja Tangani Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Dirikan LBH, Jro Bima:...
Dirikan LBH, Jro Bima: Perindo Bali Harus Jadi Rumah Keadilan
Gibran Duduk di Barisan...
Gibran Duduk di Barisan Menteri saat Sidang Kabinet, Mensesneg Beri Penjelasan
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
Istana: Presiden Prabowo...
Istana: Presiden Prabowo Bakal Angkat Jampidsus Definitif dalam 1-2 Hari
Paripurna DPR Setujui...
Paripurna DPR Setujui Wahidah Suaib Jadi Anggota Ombudsman Pengganti Hery Susanto
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved