Musim Hujan, Thailand Waspada Flu Burung

Kamis, 20 November 2014 - 14:24 WIB
Musim Hujan, Thailand...
Musim Hujan, Thailand Waspada Flu Burung
A A A
BANGKOK - Thailand siaga menghadapi ancaman penyebaran flu burung. Kementerian Kesehatan meminta semua petugas pemerintah daerah untuk menjaga ketat wilayah perbatasan.

Apalagi, memasuki musim penghujan, banyak burung yang terbang bermigrasi di wilayah Thailand. Sekretaris permanen Kementerian Kesehatan Thailand Dr Narong Sahamethapat perlu mengambil tindakan ancangancang karena flu burung merupakan penyakit yang cukup mematikan. Sejauh ini Thailand belum terinfeksi sejak 2006. Namun, Sahamethapat tidak ingin lengah menyusul virus H5N8 sudah mewabah di Eropa sejak 17 November.

”Wabah flu burung mungkin bisa mewabah di Thailand karena banyak burung yang bermigrasi dari area yang dingin di lepas pantai ke area yang lebih hangat. Thailand jelas dalam risiko pra-darurat, terutama virus H5N1. Sebab, kasus virus H5N1 sudah terjadi di negara tetangga,” ujar Sahamethapat kepada para wartawan, dikutip Channelnewsasia. Pernyataan Sahamethapat bukan tanpa alasan.

Seorang perempuan di Mesir meninggal, Selasa (18/11), akibat terjangkit virus flu burung H5N1. Dia menjadi korban meninggal kedua di Mesir sejak virus itu mewabah selama dua hari. Menurut Kementerian Kesehatan Mesir, dia merupakan korban meninggal ketiga tahun ini. Perempuan berusia 30 tahun itu berasal dari Provinsi Minya, Kairo Selatan.

Meski sempat mendapat perawatan intensif di rumah sakit Kota Assiut Selatan, nyawanya tetap tidak dapat tertolong. Sebelumnya, seorang perempuan berusia 19 tahun di Kota Assiut, Mesir, juga meninggal akibat flu burung, Senin (17/11). Wabah flu burung kini juga menyerang Eropa. Namun, dengan subtipe yang berbeda. Meski demikian, Inggris, Jerman, Belanda, dan Turki tetap melakukan aksi pengawasan dan pencegahan.

”Virus di Inggris merupakan H5N8, yang tidak terlalu berbahaya bagi kesehatan manusia,” tutur Kementerian Lingkungan Hidup Inggris. Sementara, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia (RI) mengimbau warga negara Indonesia (WNI) yang ada di wilayah terdampak untuk mengikuti instruksi atau arahan pemerintah setempat.

Muh shamil
(ars)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Israel Meradang karena...
Israel Meradang karena Iran Sukses Luncurkan Satelit Militer
Kartun Menghina Khamenei,...
Kartun Menghina Khamenei, Pemred Media Iran Ditangkap
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Jumhur Bertemu Co-Chair...
Jumhur Bertemu Co-Chair IAPB, Dukung Indonesia Kembangkan Biodiversity Credit
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved