Televisi Harus Jadi Sarana Pemersatu Bangsa

Rabu, 19 November 2014 - 13:33 WIB
Televisi Harus Jadi...
Televisi Harus Jadi Sarana Pemersatu Bangsa
A A A
JAKARTA - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) berharap televisi tidak hanya melayani kepentingan industri. Media penyiaran ini juga harus menjadi sarana pemersatu bangsa.

Ketua KPI Pusat Judhariksawan mengatakan, KPI berharap lembaga penyiaran harus menjaga filosofi penyiaran, yakni penyiaran yang bisa mengomunikasikan, mempersatukan, dan mencerdaskan kehidupan bangsa serta membentuk watak dan karakter. “Televisi harus menjaga misi dan tugas tersebut,” katanya di sela acara Anugerah KPI 2014 di Jakarta kemarin.

KPI juga mengapresiasi para media televisi yang sudah membuat program-program terbaik bagi pemersatu bangsa. Termasuk menggelar Anugerah KPI setiap tahunnya. Judhariksawan mengatakan, sejauh ini pihaknya selalu melakukan pembinaan kepada lembaga penyiaran, mengajak televisi untuk membuat program yang memberi teladan dan inspiratif.

Atas upaya lembaga penyiaran yang mengikuti imbauan tersebut, menurutnya, dibuatlah penghargaan ini sebagai wadah atas upaya mereka yang mau membuat program bermanfaat. Dia menuturkan, penghargaan ini terbukti efektif mendorong televisi membuat program yang bagus.

Seperti pada Lebaran yang biasanya diisi acara komedi yang tidak bermutu, tetapi tahun ini berganti dengan acara yang berdimensi religi. Ketua Bidang Isi Siaran KPI Pusat Rahmat Arifin menambahkan, mayoritas televisi masih dominan untuk menyiarkan siaran yang disukai masyarakat, tapi belum tentu dibutuhkan.

Menurut dia, ada perbedaan prinsip antara keduanya. Jika disukai berarti televisi mengikuti selera masyarakat, sementara kalau dibutuhkan berarti ada aspek-aspek untuk mengantar masyarakat ke arah situasi lebih baik atau memandu menuju transformasi sosial yang lebih baik.

Anugerah KPI 2014 memberikan penghargaan untuk beberapa kategori, di antaranya kategori program anak terbaik, talkshow terbaik, program radio dan televisi budaya terbaik, presenter talkshow terbaik, FTV terbaik, dan pemberitaan di kawasan perbatasan.

Neneng zubaidah
(bbg)
Berita Terkait
Maria Lumowa Berhasil...
Maria Lumowa Berhasil Diekstradisi ke Indonesia, Simak Kronologis Lengkapnya
Gagal Lolos PPDB, Siswi...
Gagal Lolos PPDB, Siswi Berprestasi Peraih 700 Penghargaan Putus Sekolah
Paskah Nasional 2022...
Paskah Nasional 2022 Wujud Pemulihan Ekonomi Nasional
Hari Pelanggan Nasional...
Hari Pelanggan Nasional 2020
BSSN Gelar Simposium...
BSSN Gelar Simposium Nasional Wujudkan Keamanan Siber Nasional
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Lempuyangan Yogyakarta
Berita Terkini
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
3 Pati dan Pamen Dimutasi...
3 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Kortastipidkor, Ada Irjen hingga Kombes Pol
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved