Penyelidikan Baru Kasus Haji Segera Dibuka

Selasa, 18 November 2014 - 13:11 WIB
Penyelidikan Baru Kasus...
Penyelidikan Baru Kasus Haji Segera Dibuka
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera membuka penyelidikan baru kasus dugaan korupsi haji di Kementerian Agama( Kemenag) tahun anggaran 2010-2011 yang diduga dilakukan mantan Menteri Agama Suryadharma Ali.

Juru Bicara KPK Johan Budi SP menyatakan, pernyataan Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan dan Penecegahan Zulkarnain pada Jumat (14/11) lalu mengindikasikan adanya temuan baru dalam kasus haji. Dugaan korupsi haji 2010-2011 ini merupakan hasil pengembangan dari kasus dugaan korupsi haji 2012-2013 yang sebelumnya disangkakan kepada Suryadharma Ali.

Menurut Johan, ada dua kemungkinan yang bisa dilakukan KPK. Pertama, menggabungkan sangkaan kasus haji 2010-2012 ke dalam sangkaan dan berkas Suryadharma Ali. Kedua, bisa dibuka penyelidikan baru untuk kemudian ditetapkan tersangka baru. “Perkiraan saya sih begitu,” kata Johan seusai konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, kemarin.

Sebelumnya, Zulkarnain mengungkap ada dugaan tindak pidana korupsi haji tahun anggaran 2010-2011 yang diduga dilakukan mantan Menteri Agama Suryadharma Ali dkk. Dia menuturkan, saat proses penanganan penyidikan kasus dugaan korupsi penyelenggaraan dan penggunaan dana haji lebih dari Rp1 triliun di Kemenag tahun anggaran 2012-2013, ternyata ada korupsi haji 2010-2011.

Karena itu, hal tersebut juga yang menjadi salah satu alasan Suryadharma Ali belum ditahan. “Makanya kita gelar perkara itu, ternyata setelah dilakukan penyidikan, berkembang kasusnya periode tahunnya, yang tadinya kita konsentrasi 2012-2013, ternyata ada juga di 2010-2011,” kata Zulkarnain.

Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan Bambang Widjojanto membenarkan bahwa salah satu alasan proses kasus haji 2012-2013 dengan tersangka Suryadharma dkk membutuhkan waktu lebih karena memang ada temuan lain. Sebenarnya, menurut Bambang, temuan dugaan korupsi haji 2010- 2011 tidak bisa dibuka secara keseluruhan kepada publik.

Temuan dalam proses pemeriksaan itu menyebabkan dilema bagi KPK apakah harus ada putusan kembali pada dasar surat perintah penyidikan (sprindik) pertama, atau dikembangkan lagi. “Nah, sampai sekarang putusannya adalah kita ingin melihat apakah ada relasi antara yang sedang diperiksa dengan bukti-bukti itu. Itu sebabnya diperlukan waktu lebih intensif,” kata Bambang.

Dia menuturkan, dalam kasus haji ini yang perlu disampaikan yakni berkaitan dengan pemondokan dan hotel-hotel untuk jamaah tidak berada di Indonesia, tapi di Arab Saudi. Penelusuran dan validasi lapangannya memerlukan waktu. Saat lebaran haji lalu saja, tim KPK tidak bisa pergi ke sana. Ditambah dalam penyelenggaraan haji ini ada pengadaan katering dan transportasi yang diusut. “Kondisinya seperti itu,” ungkapnya.

Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Uchok Sky Khadafi menyambut baik temuan KPK atas korupsi haji 2010-2011. Dia pun mendesak KPK segera menetapkan dan mengumumkan siapa tersangkanya. “KPK jangan menundanunda lagi. Pengumuman dan penetapan tersebut juga agar tidak menyandera pejabat negara,” tandasnya.

Sabir laluhu
(bbg)
Berita Terkait
PBH Diharapkan Memiliki...
PBH Diharapkan Memiliki Peran Lebih dalam Mengedukasi Masyarakat di Bidang Hukum
Usai Dieksekusi Cambuk,...
Usai Dieksekusi Cambuk, Terpidana Pelanggar Syariat Islam Ini Tersungkur
Buka Mubes Gakum Kosgoro...
Buka Mubes Gakum Kosgoro 57, Agung Laksono Minta Hukum Tak Hanya Tajam ke Bawah Saja
Pembukaan Kantor Hukum...
Pembukaan Kantor Hukum Samara, Barita: Komjak RI Konsisten Jalankan Pegawasan Demi Tegaknya Keadilan
Apa Saja Jenis Tata...
Apa Saja Jenis Tata Hukum yang Ada di Indonesia? Berikut Penjabarannya
Pembagian Macam-Macam...
Pembagian Macam-Macam Hukum di Indonesia
Berita Terkini
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved