Kekayaan Hakim Mahkamah Agung M Saleh

Senin, 17 November 2014 - 07:31 WIB
Kekayaan Hakim Mahkamah...
Kekayaan Hakim Mahkamah Agung M Saleh
A A A
JAKARTA - Hakim Mahkamah Agung (MA), M Saleh baru dua kali melaporkan harta kekayaannya kepada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

LHKPN M Saleh pertama dilaporkan pada 24 April 2015 dan kedua 16 Februari 2010. Di tahun 2006, kekayaan M Saleh mencapai Rp993.053.651.

Kemudian pada 2014 di LHKPN kedua, harta M Saleh melonjak sekitar Rp1,2 miliar pada 2010 yakni mencapai Rp2.188.030.225.

Berikut rinciannya, M Saleh diketahui memiliki sejumlah rumah dan tanah di daerah Temanggung, Malang, Pamekasan, Jakarta Timur dan Semarang.

Di 2006, kekayaan berupa tanah dan bangunan mencapai Rp536.100.000. Kemudian pada 16 Februari 2010, kekayaan berupa tanah dan bangunan menjadi Rp812.400.000.

Pada 2006, M Saleh tercatat memiliki sejumlah alat transportasi dengan nilai Rp195 juta. Pada 2010, kekayaan berupa alat transportasi naik menjadi Rp360 juta.

Hakim kelahiran Pamekasan 23 April 1946 ini diketahui memiliki kekayaan berupa peternakan dan perkebunan. Nilainya pada 2006 dan 2010 sama yakni Rp50 juta.

Dia juga memiliki harta berupa logam mulia dan batu mulia yang pada 2006 nilainya Rp104 juta dan meningkat nilainya pada 2010 sebesar Rp141 juta.

Selain itu, M Saleh juga memiliki simpanan berupa giro dan setara kas lainnya. Pada 2006, nilainya Rp107.953.651. Namun pada 2010 nilainya melonjak menjadi Rp824.630.225.

Seperti diketahui, nama M Saleh mencuat pasca putusan hakim tentang peninjauan kembali (PK) perkara sengketa kepemilikan PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia (TPI).

M Saleh merupakan ketua hakim yang mengadili perkara tersebut. Sejumlah kalangan mempertanyakan putusan tersebut karena perkara tersebut sedang ditangani Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI).
(maf)
Berita Terkait
Jadwal Live Televisi...
Jadwal Live Televisi MNC Group Fase Grup Piala Eropa 2020
Mahasiswa Sains Komunikasi...
Mahasiswa Sains Komunikasi dan DKV MNC University Belajar Proses Produksi Program TV di MNC TV
PT Mitra Sahabat Sawerigading...
PT Mitra Sahabat Sawerigading Bayar Sewa Lahan TPI Balambang
MNC TV Apresiasi Kerja...
MNC TV Apresiasi Kerja Keras Tim di MNC Sport Competition
Cara Setting Parabola...
Cara Setting Parabola untuk Nonton TV Digital
Turnamen Tenis Meja...
Turnamen Tenis Meja MNC Sport Competition, MNC TV: Wadah Menjajal Skill
Berita Terkini
DPR Desak Pengadaan...
DPR Desak Pengadaan Gembok Rp92,5 Miliar di Ditjenpas Diaudit
Roy Suryo Soroti Karya...
Roy Suryo Soroti Karya Jurnalistik Dijadikan Bukti dalam Dakwaan Dokter Tifa
Menhut Tegaskan Amplop...
Menhut Tegaskan Amplop Bupati Kuansing Dikembalikan dan Tak Ada Pelepasan Hutan
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Transformasi Polri di Era Listyo Sigit Dapat Apresiasi
Kemandirian Fiskal Tertinggi...
Kemandirian Fiskal Tertinggi Kategori Kota se-Indonesia, Semarang Ditetapkan Jadi Transformer City
Menhut Ngaku Sempat...
Menhut Ngaku Sempat Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing: Sudah Dikembalikan 17 Hari sebelum OTT
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved