Anggaran Kartu Sakti Jokowi Berpotensi Langgar Hukum

Senin, 10 November 2014 - 17:29 WIB
Anggaran Kartu Sakti...
Anggaran Kartu Sakti Jokowi Berpotensi Langgar Hukum
A A A
JAKARTA - Ketua Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Ahmad Muzani menganggap tiga kartu sakti Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah diluncurkan, terlalu terburu-buru.

Seperti diketahui, tiga kartu sakti itu yakni, Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

"Sabar dulu sedikit, mari kita duduk bareng untuk membahas masalah (kartu sakti) ini di DPR," ujar Ahmad Muzani saat ditemui Sindonews di ruang Fraksi Partai Gerindra di Lantai 17 DPR, Senayan, Jakarta, Senin (13/11/2014).

Menurut Muzani, tiga kartu sakti Jokowi itu tidak tepat jika menggunakan dana dari CSR, bahkan jika menggunakan dana APBN bisa melanggar hukum.

"Kalau dananya dari CSR (corporate social responsibility) tidak tepat. Namun meski menggunakan BPJS, BSM sekali lagi perbedaan istilah, akan berpotensi melanggar hukum. Karena nama kartu dan program tersebut tidak dikenal di dalam nomenklatur dan undang-undang, jadi tidak bisa jika menggunakan APBN," paparnya.

Muzani mengatakan, memang ini program yang baik. Namun harusnya Jokowi terlebih dahulu memperhatikan pengelolaan dan perencanaannya untuk disempurnakan.

"Maksudnya baik, sebagai seorang Presiden Pak Jokowi telah menunjukkan keberpihakannya kepada rakyat. Pak Jokowi menunjukkan keseriusan membantu rakyat yang susah," ucapnya.

"Cuma sayangnya maksud bagus ini diadakan dengan tiba-tiba. Negara ini ada pengelolaan dan perencanaannya, maka itu dulu yang disempurnakan. Jadi kalau maksudnya baik, semua programnya baik pasti akan kami dukung dan bantu," sambungnya.
(maf)
Berita Terkait
Presiden Jokowi Terima...
Presiden Jokowi Terima Kunjungan Presiden Filipina
Presiden Jokowi Tinjau...
Presiden Jokowi Tinjau Vaksin di Papua Barat
Presiden Hadiri Muktamar...
Presiden Hadiri Muktamar Rabithan Melayu-Banjar
3.048 Personel Gabungan...
3.048 Personel Gabungan TNI dan Polri Dikerahkan untuk Pengamanan Kunjungan Presiden ke Papua
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding 'Adili Jokowi' di Sudut Kota Jakarta
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding Adili Jokowi Kembali Hebohkan Sudut Kota Jakarta
Berita Terkini
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved