Kerbau Kiai Slamet Dikubur layaknya Manusia

Kamis, 06 November 2014 - 17:59 WIB
Kerbau Kiai Slamet Dikubur...
Kerbau Kiai Slamet Dikubur layaknya Manusia
A A A
SOLO - Seekor kerbau bule keturunan Kiai Slamet milik Keraton Kasunanan Surakarta (Keraton Solo) tutup usia. Kerbau yang dikeramatkan oleh keraton itu mati akibat tertusuk tombak di bagian perut dan bagian kaki.

Kerabat Keraton Kasunanan Surakarta KRMH Satrio Hadinagoro mengatakan, kerbau keramat itu mati pada Selasa (4/11) malam di kandang milik keraton di Kabupaten Sukoharjo. Menurutnya, kerbau itu tewas karena tidak kuat menahan rasa sakit setelah ditombak orang tidak dikenal, beberapa waktu lalu.

Dia mengatakan, kerbau itu kemudian dibawa ke kompleks Keraton Kasunanan Surakarta untuk dikebumikan layaknya manusia pada Selasa (4/11) malam. Sebelum dimakamkan, kerbau bule itu terlebih dahulu disucikan oleh kerabat keraton serta pawang kerbau Kiai Slamet. Setelah itu, binatang tersebut dibalut kain kafan, kemudian dikubur di dekat kandang utama keraton yang berada di alun-alun selatan. Ritual penguburan binatang tersebut hampir mirip dengan manusia.

”Kerbau itu langsung kami makamkan pada Selasa malam. Pemakaman itu dibantu oleh abdi dalem keraton dan masyarakat sekitar keraton,” ucap Satrio. Wakil Pengageng Sasana Wilapa Keraton Kasunanan Surakarta KP Winarno Kusumo membenarkan adanya luka serius yang dialami kerbau jantan tersebut. Menurutnya, sebelum kerbau mati, pihak keraton terlebih dahulu mengupayakan penyembuhan kerbau kesayangan sang raja itu.

Upaya penyembuhan itu dilakukan dengan cara melakukan operasi untuk mencabut tombak yang bersarang dalam perut kerbau. Tidak tanggung-tanggung operasi itu dilakukan tim dokter hewan dari Dinas Pertanian Kota Solo. Ini bukti bahwa pihak keraton sangat berharap kerbau tersebut dapat diselamatkan. Menurutnya, operasi itu memang berhasil dilakukan. Bahkan, sang kerbau dalam proses penyembuhan dan ditempatkan di kandang di wilayah Sukoharjo.

Namun, karena luka yang diderita cukup serius, sang kerbau tidak bisa bertahan hidup dan mati pada Selasa malam. ”Mata tombak itu sebelumnya mengeram di bagian perut kerbau. Setelah dioperasi, tombak bisa dikeluarkan. Namun, nyawanya tidak tertolong,” ucap pria yang akrab disapa Kanjeng Win tersebut. Pihaknya juga sudah melaporkan aksi penusukan kerbau keramat itu kepada pihak berwajib.

Dia berharap dalam waktu dekat kepolisian dapat menangkap pelaku penusukan kerbau pusaka keraton tersebut. Meski binatang, tindakan penusukan terhadap kerbau bule tersebut tetap tidak bisa dibenarkan. Apalagi, kerbau tersebut milik pihak lain. Karena itu, pihaknya berharap kasus seperti itu tidak lagi terulang di masa yang akan datang.

Arief setiadi
(ars)
Berita Terkait
5 Hidangan Maknyus Khas...
5 Hidangan Maknyus Khas Nusantara
Presiden Jokowi Buka...
Presiden Jokowi Buka Nusantara TNI Fun Run di IKN Nusantara
Teh Pucuk Harum X BAKUL...
Teh Pucuk Harum X BAKUL Sarinah Hadirkan Kuliner Nusantara di Stasiun KCIC
10 Konglomerat Indonesia...
10 Konglomerat Indonesia Siap Investasi di IKN Nusantara
Kisah Inspiratif, Nenek...
Kisah Inspiratif, Nenek Usia 100 Tahun Sembuh dari COVID-19
8 Mobil Travel Gelap...
8 Mobil Travel Gelap dari Riau Gagal Masuk Sumbar
Berita Terkini
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan 2 Bos Pabrik Gas Whip Pink
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
Infografis
Genom Hiu Greenland...
Genom Hiu Greenland Jadi Petunjuk Memperpanjang Umur Manusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved