Menteri Didesak Laporkan Harta ke KPK

Senin, 03 November 2014 - 13:46 WIB
Menteri Didesak Laporkan...
Menteri Didesak Laporkan Harta ke KPK
A A A
JAKARTA - Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera menyerahkan data harta kekayaan para menteri Kabinet Kerja kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

ICW menegaskan, laporan harta kekayaan para menteri tersebut penting sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih. Wakil Koordinator ICW Emerson Yuntho mengatakan, tidak sedikit masyarakat curiga mengenai kapabilitas kepemimpinan para menteri Jokowi karena ada di antaranya yang belum menyerahkan laporan hartanya.

ICW memberikan batas waktu hingga sepekan ke depan kepada para menteri Jokowi tersebut. ICW bahkan akan merekomendasikan pengunduran diri para pejabat menteri Kabinet Kerja jika laporan harta kekayaan tersebut tidak juga dilakukan. “Kalau yang belum, suruh mengundurkan diri. Jangan cuma beri frame mendukung antikorupsi, tapi menterinya sendiri enggak melakukan itu,” tutupnya.

Emerson mengungkapkan, ICW segera mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi jika dalam sepekan ke depan laporan harta tersebut tidak juga disampaikan ke KPK. Sebelumnya, Deputi Pencegahan KPK Johan Budi SP menyatakan, sudah ada dua menteri Kabinet Kerja yang meminta formulir isian dan berdiskusi soal laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN).

“Kalau mengacu sebelumnya, para menteri itu dikasih tenggat waktu, batasannya 2-3 bulan. Kalau tidak, kita surati lagi. Surat untuk yang sekarang sudah dikirim,” ujarnya. Wakil Ketua KPK M Busyro Muqoddas mengatakan, KPK tidak akan meminta Jokowi supaya mewajibkan menterinya melaporkan LHKPN secara teratur.

Menurutnya Presiden tidak mungkin mengurusi hal tersebut. Pasalnya pelaporan itu hanya bagian dari komitmen moral para menterinya. “Begitu, jadi menterinya harus siap untuk open semua yang melekat pada jabatannya, termasuk LHKPN. (Penerimaan) gratifikasi harus sudah hatihati,” ucap Busyro.

Sabir laluhu/Okezone
(ars)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Luncurkan 2Indo Survei,...
Luncurkan 2Indo Survei, Arfino Koto : 2024 Adalah Eranya Anak Muda
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
#PraxiSurvey Soroti...
#PraxiSurvey Soroti Dilema Pemilu 2024, 42,96 Persen Mahasiswa akan Terima Uang Tanpa Pilih Kandidat
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Berita Terkini
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Prabowo Singgung Londo...
Prabowo Singgung Londo Ireng: Sekarang Pakai Baju Wartawan, Pengamat, hingga LSM
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved