Generasi Muda Harus Tampil Pimpin Partai

Kamis, 30 Oktober 2014 - 17:18 WIB
Generasi Muda Harus...
Generasi Muda Harus Tampil Pimpin Partai
A A A
JAKARTA - Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar yang akan digelar pada awal 2015 perlu menjadi momentum regenerasi kepemimpinan internal.

Generasi muda harus tampil dan berani untuk memimpin partai. Politikus senior Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa menyarankan agar para senior partai memberikan kesempatan bagi para politisi muda untuk memimpin mulai di jajaran ketua umum hingga DPP. Langkah tersebut semata-mata untuk merealisasikan paradigma baru Partai Golkar yang digagas Akbar Tanjung dan untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 yang digagas Aburizal Bakrie (ARB).

“Belajar dari kegemilangan Golkar pada Pemilu 1999 dan 2004, dan kemunduran Golkar pada Pemilu 2009 dan berlanjut di 2014, maka untuk kepemimpinan Golkar menghadapi 2019, diperlukan regenerasi kepemimpinan, secara menyeluruh di tingkat DPP,” kata Agun di Jakarta kemarin.

Menurut dia, regenerasi kepemimpinan di Golkar mendesak dilakukan agar tidak terjadi kebuntuan, kevakuman, dan kendala pengalihan kepemimpinan pada kader-kader muda partai Golkar seperti yang sekarang ada di AMPG dan AMPI. Agun lalu menyebutkan beberapa generasi di Golkar seperti Hariyanto Y Thohari, Airlangga Hartarto, Priyo Budi Santoso, Melchaas Mekkeng, Zainudin Amali, Yorris Raweyai, Nusron Wahid, Agus Gumiwang, Poempida Hidayatulah, Firman Subagyo, Titik Suharto, serta para ketua DPD provinsi, kabupaten, dan kota.

“Banyak sekali. Mereka sesungguhnya para senior yang sudah makan asam garam di partai, yang sudah memegang jabatan politik di Parlemen. Mereka harus diberi kesempatan menjadi ketua umum partai di munas yang akan datang,” ungkapnya. Menanggapi hal itu, Wakil Sekjen DPP Partai Golkar Nurul Arifin berpendapat siapa pun dapat maju sebagai kandidat ketum dalam munas mendatang. “Prinsipnya jika tidak melanggar konstitusi partai, maka hal itu sah-sah saja,” katanya.

Menurut Nurul, tidak ada pengecualian, bagi yang ingin maju sebagai ketum Partai Golkar di Munas nanti apakah itu dari kader muda maupun dari kader senior. Golkar, kata dia, adalah partai yang moderat dan demokratis sehingga tidak akan membatasi siapa pun untuk mencalonkan diri asalkan sesuai aturan main partai.

Rahmat sahid
(ars)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Luncurkan 2Indo Survei,...
Luncurkan 2Indo Survei, Arfino Koto : 2024 Adalah Eranya Anak Muda
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
#PraxiSurvey Soroti...
#PraxiSurvey Soroti Dilema Pemilu 2024, 42,96 Persen Mahasiswa akan Terima Uang Tanpa Pilih Kandidat
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Berita Terkini
Prabowo: Turut Berduka...
Prabowo: Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
Ketum Rekat Indonesia:...
Ketum Rekat Indonesia: Ryamizard Ryacudu Sosok Pemersatu Bangsa dan Penjaga NKRI
Ryamizard Ryacudu Meninggal...
Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia, TNI AD Berduka: Pengabdiannya Inspirasi bagi Prajurit
Disalatkan, Jenazah...
Disalatkan, Jenazah Ryamizard Ryacudu Akan Dimakamkan di TMPN Kalibata Besok
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Duka Ryamizard Ryacudu, Pelayat Terus Berdatangan
KJRI Penang: Konektivitas...
KJRI Penang: Konektivitas BNCT Perkuat Rantai Pasok bagi Negara-negara Asean dan Asia
Infografis
Trump Ingin Jadi Paus...
Trump Ingin Jadi Paus Berikutnya, Pimpin Gereja Katolik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved