Hidup di Pengungsian, Terpaksa Bekerja Seperti Budak

Selasa, 28 Oktober 2014 - 14:17 WIB
Hidup di Pengungsian,...
Hidup di Pengungsian, Terpaksa Bekerja Seperti Budak
A A A
Ketika dunia dihebohkan dengan kekejaman yang dilakukan gerilyawan Negara Islam Irak Suriah (ISIS), mereka sepertinya lupa siapa sebenarnya yang paling menderita akibat aksi para militan tersebut.

Penduduk dunia tak melihat ada 200.000 anak Suriah yang kini bekerja sebagai budak di Lebanon. Mereka membutuhkan bantuan pendidikan dan pangan, bukan senjata. Abdullah, bocah lelaki berusia 11 tahun, tak sengaja menelan sebuah paku berkarat di lokasi konstruksi. Dia bukan tak sengaja menelan paku karena sedang bermain, melainkan karena sedang bekerja.

Abdullah tinggal bersama keluarganya di sebuah tenda di Tel Ferhoun bersama ratusan pengungsi Suriah lain yang tinggal di Lebanon. Abdullah tidak memberi tahu orang tuanya ketika dia tidak sengaja menelan paku. Tepat sebelum akhir pekan kemarin bocah malang itu akhirnya mengembuskan napas terakhir karena tetanus. Abdullah adalah satu dari 200.000 anak Suriah yang mengungsi dan bekerja di Lebanon. Anak-anak yang ratarata berusia lima tahun ini bekerja di ladang kentang dan kacang atau memetik buah ara di Lembah Bekaa.

Banyak dari mereka dipukuli dengan tongkat pada saat jam kerja mereka 12-14 jam sehari. Situasi yang membuat mereka lebih terlihat seperti budak daripada tenaga kerja. Para ibu mereka hanya bisa menangis karena mereka memang membutuhkan uang untuk bertahan hidup. Para ayah dari anak-anak tersebut kebanyakan sudah tiada karena pembantaian yang dilakukan ISIS. Pengungsi Suriah, terutama anak-anak, kini menghadapi masa depan tanpa harapan. Masa kecil mereka habiskan dengan kisah-kisah buruk dan tidur di kamp-kamp paling kotor di Lebanon dengan pendidikan sangat rendah.

Setiap kamp menjalankan sistem kerja bagai setan lantaran dipenuhi pengawas korup. Mereka hanya memberi upah anakanak sebesar 0,9 poundsterling per hari. Jumlah ini sangat tidak mencukupi kebutuhan keluarga yang harus menyewa lampu tenda sebesar 6 poundsterling per bulan serta televisi portabel dan kebutuhan lain sebesar 6 poundsterling . Generasi masa depan Suriah kini tumbuh menjadi generasi putus asa yang merasa cukup dengan hanya bekerja sebagai buruh di ladang.

Seluruh dunia menutup mata terhadap kondisi mereka. Banyak media memalingkan wajah dari kabar buruk ini. Lembaga swadaya masyarakat (LSM) Beyond, bekerja sama dengan Unicef dan Organisasi Buruh Internasional (ILO), tergerak untuk memberikan kepedulian terhadap anak-anak Suriah. Ketua Beyond Maria Assi sudah meminta dunia untuk lebih peduli dan turut serta membangun kembali jiwa ceria anak-anak yang sudah mulai hilang.

”Pendidikan adalah prioritas pertama bagi anak-anak pengungsi Suriah. Sekolah adalah hal yang paling mereka inginkan. Anda dapat melihat kotakota hancur, tetapi Anda tidak dapat memiliki satu generasi hancur. Anda perlu anak-anak terdidik untuk membangun sebuah generasi,” seru Assi dilansir the Independent .

RINI AGUSTINA
(ars)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Menimbang Bioetanol...
Menimbang Bioetanol Berbasis Tetes Tebu
Ketua Umum Partai Perindo...
Ketua Umum Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo Hadiri Harlah ke-28 PKB di JCC Malam Ini
Kemhan Bakal Datangkan...
Kemhan Bakal Datangkan Helikopter AW149 dan 12 Pesawat Tempur dari Italia
Korban Kekerasan Seksual...
Korban Kekerasan Seksual dan TPPO Bakal Dapat Penanganan Lebih Cepat
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas soal Kopdes Merah Putih, Gibran Duduk di Sebelah Kirinya
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved