Perancang Indonesia Bertekad Jadikan Zurich Kota Batik

Selasa, 28 Oktober 2014 - 12:28 WIB
Perancang Indonesia...
Perancang Indonesia Bertekad Jadikan Zurich Kota Batik
A A A
JIKA ada warga Indonesia di Zurich, Swiss, yang paling sibuk dua bulan belakangan ini adalah Sutadji Bram. Begitu juga ketika ditemui KORAN SINDO sepekan silam. Adji, begitu dia biasa disapa, selama wawancara, sering harus minta maaf karena beberapa kali harus menengok ponselnya."Maaf, memang kerjaan sedang menumpuk dan tak bisa ditinggalkan begitu saja," tuturnya.

Kerjaan yang menumpuk itu tak lepas dari rencananya menggelar Indonesia Fashion Batik Festival (IFBF), Jumat (31/10) mendatang. Kegiatan serupa yang sudah dilakukan dalam setahun terakhir, kali ini, katanya, harus lebih baik. "Rancangannya lebih banyak, tempatnya lebih besar, dan tata cahaya lebih bagus," ujarnya.

Elite Look Model cabang Zurich, imbuh Adji Bram, dipercaya menangani urusan lenggak-lenggok di atas catwalk. "Agen ini juga yang menangani koreografi pemilihan Miss Swiss," pamer Adji. Tidak mengherankan jika kalangan sosialita kota termahal di dunia ini akan datang."Salah satunya mantan Miss Swiss, Christa Rigozzi," tuturnya.

Kesibukan Adji tak hanya di Zurich karena mengundang perancang busana dari Tanah Air, juga Thailand. Dia pun harus bolak-balik dari Swiss ke Indonesia. Lelah? "Saya ingin total dan lebih baik dari tahun sebelumnya," ungkapnya.

Seperti namanya, peragaan busana di Zurich ini akan didominasi rancangan dengan kain batik. Dari model gaun malam, koleksi musim panas atau ready to wear."Tidak melulu batik pesisir atau pedalaman, tapi semua batik, asal sesuai penggunaannya," kata laki-laki kelahiran Tulungagung ini. Mengapa harus batik? "Inilah warisan budaya Indonesia yang perlu lebih dikenalkan ke dunia, khususnya Swiss," imbuh Adji.

Adji sempat bekerja di dunia perhotelan, tapi akhirnya banting setir ke dunia mode. Festival Batik ini adalah salah satu impiannya sejak kecil. Zurich, meskipun bukan pusat mode Eropa, tetap merupakan salah satu kota bergengsi. Kota terbesar di Swiss ini sudah langganan menjadi salah satu kota terbaik dunia, sekaligus kota termahal. Jika tidak nomor satu, ya nomor dua untuk ukuran kualitas dan mahalnya.

Impiannya yang lain adalah memiliki butik di Zurich. Baju baju rancangannya selama ini terjual dengan banderol 500-2.000 franch Swiss, setara Rp6 juta-24 jutaan. Penghasilan yang lain didapatkannya dari pembuatan seragam karyawan secara massal."Biasanya seragam kapal pesiar," katanya.

Dalam pengamatan KORAN SINDO, hingga sekarang tak ada kegiatan semewah ini tanpa bantuan pemerintah atau sponsor besar. Adji Bram menyelenggarakan kegiatan ini dengan sebagian besar menggunakan penghasilannya selama ini.

Laporan Koresponden KORAN SINDO
KRISNA DIANTHA
SWISS
(bbg)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Israel Meradang karena...
Israel Meradang karena Iran Sukses Luncurkan Satelit Militer
Kartun Menghina Khamenei,...
Kartun Menghina Khamenei, Pemred Media Iran Ditangkap
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved