KMP Kecewa Susunan Kabinet Kerja Jokowi-JK

Senin, 27 Oktober 2014 - 02:38 WIB
KMP Kecewa Susunan Kabinet...
KMP Kecewa Susunan Kabinet Kerja Jokowi-JK
A A A
JAKARTA - Koalisi Merah Putih (KMP) kecewa atas jajaran menteri dalam Kabinet Kerja Jokowi-JK. Pasalnya, figur-figur berkualitas dan bersih dari partai politik (parpol) justru tidak masuk kabinet.

Wakil Bendahara Umum (Wabendum) DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo mengaku kecewa atas jajaran menteri yang dipilih oleh Jokowi untuk mengisi Kabinet Kerja.

“Nama-nama seperti Pramono Anung dan Eva Sundari yang bisa mengimbangi KMP di parlemen, justru tidak masuk,” kata Bambang kepada KORAN SINDO, Minggu 26 Oktober malam.

Bambang meragukan Kabinet Kerja Jokowi-JK akan bekerja sesuai dengan harapan.

Pasalnya, jika diperhatikan, nama-nama yang masuk jajaran kabinet merupakan nama yang ditandai oleh KPK sebelumnya.

“Tampaknya stabilo KPK tidak berlaku bagi Jokowi,” jelas Sekretaris Fraksi Partai Golkar itu.

Bambang menilai, pelibatan KPK dan PPATK dalam perekrutan menteri oleh Jokowi, hanyalah basa-basi dan pencitraan saja.

Karena faktanya, rekomendasi dan warning dari KPK dan PPATK atas sejumlah nama yang diduga terlibat dan berpotensi bermasalah tetap masuk jajaran menteri.

Ketua DPP PKS Jazuli Juwaini menambahkan, terkejut terhadap jajaran menteri yang dipilih oleh Jokowi. Pasalnya, Jokowi yang sebelumnya mengatakan bahwa koalisinya tidak didasarkan pada pembagian kekuasaan, justru banyak menteri berasal dari parpol pendukungnya.

“Agak terkejut, dulu kan Pak Jokowi bilang tidak ada bagi-bagi kekuasaan,” ujar Jazuli kepada KORAN SINDO di Jakarta, Minggu malam.

Namun demikian, lanjut Jazuli, harus dimengerti dan dipahami bahwa pembentukan habinet adalah hak prerogatif Presiden. Sehingga, dia berharap semua menteri Jokowi bisa bekerja secara profesional sebagaimana janji Jokowi.

“Saya juga mengapresiasi banyak menteri yang masih muda,” ujar Ketua Fraksi PKS itu.

Selain itu, lanjutnya, dia berharap jajaran menteri yang telah dipilih Jokowi merupakan hasil masukan dan pertimbangan yang telah diminta Jokowi kepada KPK dan PPATK.

Ketua Umum DPP PPP versi Muktamar VIII, M Romahurmuziy mengapresiasi struktur dan personalia Kabinet Kerja Jokowi-JK. Karena, figur-figur yang dipilih untuk masuk kabinet ini merupakan figur profesional dan berpengalaman.

“Saya tahu persis, pengumuman kabinet tertunda karena konsistensi Jokowi ata pelibatan KPK dan PPATK dalam penilaian ‘kebersihan’ para calon pembantu presiden,” kata Romi kepada wartawan,
Minggu malam.
(whb)
Berita Terkait
JK soal Kabinet Merah...
JK soal Kabinet Merah Putih: Nanti 6 Bulan Baru Kita Bisa Menilai
Reshuffle Kabinet, Presiden...
Reshuffle Kabinet, Presiden Lantik 2 Menteri 1 Kepala Lembaga
Jokowi Lantik Dua Menteri...
Jokowi Lantik Dua Menteri dan Tiga Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju
JK Sentil Wacana Kabinet...
JK Sentil Wacana Kabinet Prabowo Diisi 40 Menteri: Artinya Bukan Kabinet Kerja tapi Politis
Penilaian 6 Menteri...
Penilaian 6 Menteri Baru di Mata Jokowi
Reshuffle Kabinet, PKS...
Reshuffle Kabinet, PKS Sarankan Jokowi Libatkan KPK Pilih Calon Menteri
Berita Terkini
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved