Ribuan Peserta Berebut 180 Posisi CPNS Banten

Sabtu, 25 Oktober 2014 - 22:02 WIB
Ribuan Peserta Berebut...
Ribuan Peserta Berebut 180 Posisi CPNS Banten
A A A
SERANG - Tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) dengan sistem computer assisted test (CAT) yang dilakukan pada 10–17 November 2014 di Pemprov Banten akan diikuti 3.624 pelamar. Mereka ini sebelumnya sudah dinyatakan lulus verifikasi. Ribuan peserta akan memperebutkan 180 kuota CPNS di lingkungan Pemprov Banten.

Dari 180 kuota tersebut, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapatkan 122 orang, Kota Tangerang (116 orang), Kota Cilegon (82 orang), dan Kabupaten Serang (62 orang). Untuk Kabupaten Lebak yang memiliki kuota sebanyak 58 orang tidak diambil. Sementara, tiga kabupaten/kota lainnya yakni Kabupaten Pandeglang, Kota Serang, dan Kabupaten Tangerang kali ini tidak mendapatkan kuota formasi CPNS.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten Kurdi Matin mengatakan, pelamar yang masuk melalui sistem online awalnya sebanyak 5.105 orang. Dari jumlah tersebut yang mengirimkan berkas ke BKD hanya 4.376 pelamar."Dari hasil verifikasi sesuai dengan kualifikasi hanya 3.624 berkas lamaran yang memenuhi sarat," kata Kurdi Matin usai acara simulasi tes CPNS menggunakan sistem CAT di Pendapa Gubernur Banten kemarin.

Para peserta selanjutnya diberi nomor tes. Untuk tempat tes rencananya digelar di Pendapa Lama Gubernur Banten, di Kota Serang."Dari jumlah pelamar itu akan dibagi tiga gelombang," terangnya.

Untuk menghindari joki tes CPNS, BKD Banten akan melakukan pengawasan dengan cara mencocokkan foto peserta yang ada diabsensi dan nomor tes saat mengisi absensi pertama. Tidak hanya itu, BKD Banten juga melibatkan pengamanan dari Polda Banten. ”Kalau kami lihat, potensi kecurangannya sangat ketat,” terangnya.

Kabid Pengelolaan Teknologi Informasi Seleksi Badan Kepegawaian Negara (BKN) Yudhantoro Bayu Wiratmoko mengatakan, pada saat tes CPNS di luar ruangan ada layar yang menunjukkan nilai peserta secara otomatis.

”Misalnya saat tes peserta diantar orang tuanya, orang tua dapat menonton langsung berapa nilai anaknya, sementara anaknya yang sedang ikut tes tidak tahu. Nanti selesai tes dia tahu nilainya dan lulus tidaknya,” jelasnya.

Layar di luar ruang memperlihatkan hasil ujian wawasan kebangsaan, karakteristik pribadi, dan inteligensia umum dari masing-masing peserta."Sistem ini tidak bisa diintervensi untuk mengubah nilai," ujarnya.

Kebutuhan pegawai di Pemprov Banten dan pemerintah kabupaten/kota se-Banten memang cukup tinggi. Khususnya pegawai dengan spesifikasi bidang teknis seperti keuangan, planologi, arsiparis, transkripter hingga penerjemah bahasa asing di luar bahasa Inggris.

Teguh mahardika

SABTU 25 OKTOBER 2014
(bbg)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
Kaesang Maju Pileg 2029...
Kaesang Maju Pileg 2029 di Dapil Puan, PAN: Orang Tuanya Pernah Jadi Wali Kota Solo, Wajarlah
Bimtek Perindo, KPU...
Bimtek Perindo, KPU Ingatkan Pentingnya Pemutakhiran Data Parpol
Periksa Plt Gubernur...
Periksa Plt Gubernur Riau, KPK Dalami Uang yang Ditemukan saat Penggeledahan
Serap Aspirasi RUU Perampasan...
Serap Aspirasi RUU Perampasan Aset, Habiburokhman: Masyarakat Ingin Instrumen Hukum untuk Kejar Hasil Kejahatan
Sangat Sulit bagi Kaesang...
Sangat Sulit bagi Kaesang Saingi Popularitas Puan Maharani di Dapil Jateng V
Kaesang Nyaleg di Dapil...
Kaesang Nyaleg di Dapil Puan: Ujian Pengaruh Jokowi di Kandang Banteng PDIP
Infografis
Terinspirasi Perang...
Terinspirasi Perang Revolusi AS, Ribuan Demonstran Turun ke Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved