KIH Ungkap Faktor Kegagalan Rebut Kursi Pemimpin MPR
Sabtu, 11 Oktober 2014 - 14:43 WIB
KIH Ungkap Faktor Kegagalan Rebut Kursi Pemimpin MPR
A
A
A
JAKARTA - Koalisi Indonesia Hebat (KIH) mengakui melakukan kesalahan strategi sehingga menuai kekalahan dalam perebutan kursi pemimpin MPR.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura, Erik Satria Wardana menyampaikan, kesalahan tersebut, pada nama yang disodorkan pihak KIH sebagai calon Ketua MPR.
"Itu kesalahan KIH sendiri karena menyodorkan OSO (Oesman Sapta Odang)," ujar Erik dalam acara diskusi Polemik Sindo Radio Trijaya dengan tajuk Bukan Parlemen Biasa, di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (11/10/2014).
Menurutnya kemenangan koalisi merah putih (KMP) bukan karena kehebatan strategi pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa tersebut. Lanjutnya, bukan juga kehebatan Partai Golkar yang menjadi motor KMP. "Saat mengusung OSO, di situlah ketidakcerdasan PDIP. MPR itu lembaga terhormat," terangnya.
Namun diakui, pihaknya bersama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak bisa berbuat apapun, karena DPD hanya mengusung satu nama yaitu OSO. "PDIP tidak bisa campuri rumah tangga orang lain," tandasnya.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura, Erik Satria Wardana menyampaikan, kesalahan tersebut, pada nama yang disodorkan pihak KIH sebagai calon Ketua MPR.
"Itu kesalahan KIH sendiri karena menyodorkan OSO (Oesman Sapta Odang)," ujar Erik dalam acara diskusi Polemik Sindo Radio Trijaya dengan tajuk Bukan Parlemen Biasa, di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (11/10/2014).
Menurutnya kemenangan koalisi merah putih (KMP) bukan karena kehebatan strategi pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa tersebut. Lanjutnya, bukan juga kehebatan Partai Golkar yang menjadi motor KMP. "Saat mengusung OSO, di situlah ketidakcerdasan PDIP. MPR itu lembaga terhormat," terangnya.
Namun diakui, pihaknya bersama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tidak bisa berbuat apapun, karena DPD hanya mengusung satu nama yaitu OSO. "PDIP tidak bisa campuri rumah tangga orang lain," tandasnya.
(kur)