Gerindra: Ahok Sudah Resmi Keluar
Kamis, 11 September 2014 - 16:10 WIB
Gerindra: Ahok Sudah Resmi Keluar
A
A
A
JAKARTA - Partai Gerindra memastikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah resmi keluar dari keanggotaan Partai Gerindra. Partai telah menerima surat pengunduran diri Ahok kemarin.
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, surat pengunduran diri Wakil Gubernur DKI Jakarta itu telah diterima Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra pada Rabu 10 September 2014, siang kemarin.
"Benar bahwa surat pengunduran diri telah disampaikan dan diterima kemarin sekitar pukul 12.30 WIB," kata Muzani kepada Sindonews melalui keterangan tertulis, Kamis (11/9/2014).
Muzani menjelaskan, dengan diterimanya surat tersebut, maka Ahok telah secara resmi keluar dari partai yang mengusungnya pada Pemilukada DKI Jakarta 2012 itu. Menurut dia, kader yang ingin keluar dari partai tak perlu lagi menunggu surat pemberhentian.
"Karena dia sudah mengundurkan diri, ya sudah. Mengundurkan diri kan memang proses sepihak, jadi ya sudah selesai," kata Muzani.
Pihak Gerindra, kata Muzani, tidak akan menghalangi keinginan Ahok mundur sebagai kader. Sebab, menurut dia seorang kader mestinya bersikap solid dan loyal menjalankan cita-cita perjuangan partai.
"Biasa saja. Namanya seorang kader kalau mau mundur bebas," kata Muzani.
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, surat pengunduran diri Wakil Gubernur DKI Jakarta itu telah diterima Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra pada Rabu 10 September 2014, siang kemarin.
"Benar bahwa surat pengunduran diri telah disampaikan dan diterima kemarin sekitar pukul 12.30 WIB," kata Muzani kepada Sindonews melalui keterangan tertulis, Kamis (11/9/2014).
Muzani menjelaskan, dengan diterimanya surat tersebut, maka Ahok telah secara resmi keluar dari partai yang mengusungnya pada Pemilukada DKI Jakarta 2012 itu. Menurut dia, kader yang ingin keluar dari partai tak perlu lagi menunggu surat pemberhentian.
"Karena dia sudah mengundurkan diri, ya sudah. Mengundurkan diri kan memang proses sepihak, jadi ya sudah selesai," kata Muzani.
Pihak Gerindra, kata Muzani, tidak akan menghalangi keinginan Ahok mundur sebagai kader. Sebab, menurut dia seorang kader mestinya bersikap solid dan loyal menjalankan cita-cita perjuangan partai.
"Biasa saja. Namanya seorang kader kalau mau mundur bebas," kata Muzani.
(kri)