Setelah Jero, Bola Panas Kasus Migas Meluncur ke Siapa?

Sabtu, 06 September 2014 - 00:17 WIB
Setelah Jero, Bola Panas...
Setelah Jero, Bola Panas Kasus Migas Meluncur ke Siapa?
A A A
JAKARTA - Bola panas kasus dugaan suap dan dugaan korupsi di sektor minyak bumi dan gas (migas) dan energi semakin bergulir.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan memburu semua mafia dan kartel di sektor tersebut setelah penetapan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik sebagai tersangka.

KPK menetapkan Jero Wacik sebagai tersangka di kasus dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam pemerasan Dana Operasional Menteri (DOM) senilai Rp9,9 miliar tahun anggaran 2011-2013.

Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas menyatakan, setiap kasus yang ditangani KPK, terintegrasi antara pencegahan dan penindakan. Kasus yang disangkakan KPK kepada Jero bukan sesuatu yang baru.

Menurutnya, jauh sebelum menyidik kasus SKK migas dan ESDM, KPK lebih dulu meneliti dan melakukan koordinasi dan supervisi pencegahan (korsupgah).

Sehingga pada 2011 berhasil menyelamatkan keuangan negara dan kekayaan negara dari sektor hulu migas sebesar Rp152,43 triliun (cost recovery), di Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas).

Terakhir kurun 2013-2014, KPK melakukan korsupgah di sektor mineral dan batubara (minerba) dalam hal pajak dengan 12 gubernur, puluhan bupati atau wali kota, 18 lembaga atau kementerian, dan 98 perusahaan terkait minerba.

Akibatnya, ditemukan Rp22 triliun potensi kerugian negara dari 4.000 Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang tidak membayar pajak. Di 2014, akhirnya menurut data Ditjen Pajak Kemenkeu, sudah dibayarkan Rp6 triliun, tersisa Rp16 triliun lagi.

“Wacik saya kaitkan dengan pajak sektor minerba. Oleh karena itu kami sentuh ini untuk memerbaikan tata kelola migas ini," kata Busyro saat konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat 5 September 2014.

"Jadi tidak penindakan saja. Kami akan meminta dan mengaudit semua dukomen-dokumen terkait sektor energi, agar semuanya dibenahi,” imbuhnya.

Dalam konferensi pers ini, Busyro didampingi Juru Bicara KPK Johan Budi dan sejumlah tokoh dari organisasi keagamaan Indonesia dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), usai membahas hasil survei integritas Pemilu 2014 yang dilakukan KPK.

Busyro menegaskan, sektor minerba, migas, energi, pangan, pajak dan sebagainya, bagian yang menjadi konsentrasi KPK, dengan melakukan pendekatan pencegahan dan penindakan.

Busyro mengakui, kasus dugaan suap Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Rudi Rubiandini, Deviardi alias Ardi, Komisaris Kernel Oil Pte Ltd (KOPL) Indonesia Simon Gunawan Tanjaya, kemudian berkembang ke ESDM hingga menyentuh top level manajemen yakni Jero bukan hasil yang sekonyong-konyong muncul.

Bisa sampai ke Jero Wacik karena semuanya masuk dalam bagian-bagian dari pengembangan penyelidikan dan penyidikan berbasik data dan bukti-bukti.

“Yang kami letakkan dalam kesadaran dalam menelisik di manakah aspek-aspek struktural, strukturisasi dari mafia migas ini. Yang sejak dulu menjadi isu publik. Ini kita dalami, kita kembangkan, kita telusuri,” tuturnya.
(maf)
Berita Terkait
KPK Tegaskan Informasi...
KPK Tegaskan Informasi Laporan Penyelidikan Dugaan Korupsi ESDM Bocor Tak Benar
KPK Ungkap Trik Oknum...
KPK Ungkap Trik Oknum Pegawai Kementerian ESDM Manipulasi Dana Tukin
Memalukan, 9 PNS Kementerian...
Memalukan, 9 PNS Kementerian ESDM Ditahan Terkait Kasus Korupsi Tukin
Gedung Minerba Digeledah...
Gedung Minerba Digeledah KPK, Menteri ESDM: Dugaan Korupsi Tukin
Menteri ESDM Pecat 10...
Menteri ESDM Pecat 10 PNS Tersangka Korupsi Tukin
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana Tukin Kementerian ESDM, KPK Tetapkan 10 Orang jadi Tersangka
Berita Terkini
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Infografis
Konflik Makin Panas,...
Konflik Makin Panas, AS Kerahkan Bom Nuklir Modern ke Eropa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved