Kapolri Marah Reskrim Disebut ATM Polri
Jum'at, 29 Agustus 2014 - 16:00 WIB
Kapolri Marah Reskrim Disebut ATM Polri
A
A
A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Sutarman menyesalkan pernyataan Komisioner Kompolnas Adrianus Meliala soal Reskrim ATM Polri. Sebelumnya, Adrianus menyebut Reskrim ATM Polri di salah satu stasiun televisi swasta nasional.
"Saya sangat menyayangkan pernyataan akademisi, Komisioner Kompolnas. Tidak mengindahkan nilai-nilai etika, tidak mendidik masyarakat, bahkan melanggar undang-undang," kata Sutarman di Gedung Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (29/8/2014).
Menurut orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu, pernyataan yang dilontarkan oleh Kriminolog Universitas Indonesia (UI) itu sangat membahayakan institusi Polri.
Sutarman khawatir, jika tidak segera diambil langkah hukum, pernyataan Adrianus dapat menimbulkan kebencian masyarakat terhadap institusi Polri.
"Saya tidak pernah marah seperti ini. Ini betul-betul marah. Saya tidak rela institusi Polri diinjak-injak," kata dia geram.
"Saya sangat menyayangkan pernyataan akademisi, Komisioner Kompolnas. Tidak mengindahkan nilai-nilai etika, tidak mendidik masyarakat, bahkan melanggar undang-undang," kata Sutarman di Gedung Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (29/8/2014).
Menurut orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu, pernyataan yang dilontarkan oleh Kriminolog Universitas Indonesia (UI) itu sangat membahayakan institusi Polri.
Sutarman khawatir, jika tidak segera diambil langkah hukum, pernyataan Adrianus dapat menimbulkan kebencian masyarakat terhadap institusi Polri.
"Saya tidak pernah marah seperti ini. Ini betul-betul marah. Saya tidak rela institusi Polri diinjak-injak," kata dia geram.
(kri)