Reskrim ATM Polri, Tim Prabowo Ikut Dukung Adrianus Meliala
Jum'at, 29 Agustus 2014 - 01:42 WIB
Reskrim ATM Polri, Tim Prabowo Ikut Dukung Adrianus Meliala
A
A
A
JAKARTA - Permasalahan yang membelit Komisioner Kompolnas Adrianus Meliala menjadi perhatian Tim Prabowo Subianto. Tim akan mendukung secara moril Adrianus yang tengah dikriminalisasi kepolisian.
Kuasa hukum Tim Pembela Merah Putih Habiburrokhman mengatakan, seluruh institusi negara Indonesia harus rela dikritik demi membangun kinerja yang lebih baik.
"Semua intitusi negara harus rela dikritik. Seharusnya polemik yang antara Polri dan Kompolnas diselesaikan dengan bijak tanpa resistensi kepada pengkritik," kata Habib seusai diterima Komisioner Kompolnas di Sekretariat Kompolnas, Jalan Tirtayasa Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (28/8/2014).
Dukungan dari Tim Pembela Merah Putih ini menyusul kasus kriminalisasi Adrianus Meliala oleh elite Polri, lantaran sindirannya terkait 'Reskrim ATM Polri' yang disiarkan salah satu stasiun televisi swasta nasional.
Dukungan terhadap Kompolnas juga datang dari kelompok LSM dan pengamat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Tolak Kriminalisasi Kompolnas.
Salah satu perwakilannya, Ray Rangkuti, mendesak seluruh Komisioner Kompolnas agar segera mengambil sikap tegas atas kriminalisasi tersebut.
Menurut Ray, jangan sampai secara pesikogis, Kompolnas dianggap sebagai subordinat dari pihak kepolisian.
"Muruah lembaga ini harus muncul. Ini adalah langkah kita untuk kembali mengingatkan Polri agar terus melakukan perbaikan," kata Ray.
Kuasa hukum Tim Pembela Merah Putih Habiburrokhman mengatakan, seluruh institusi negara Indonesia harus rela dikritik demi membangun kinerja yang lebih baik.
"Semua intitusi negara harus rela dikritik. Seharusnya polemik yang antara Polri dan Kompolnas diselesaikan dengan bijak tanpa resistensi kepada pengkritik," kata Habib seusai diterima Komisioner Kompolnas di Sekretariat Kompolnas, Jalan Tirtayasa Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (28/8/2014).
Dukungan dari Tim Pembela Merah Putih ini menyusul kasus kriminalisasi Adrianus Meliala oleh elite Polri, lantaran sindirannya terkait 'Reskrim ATM Polri' yang disiarkan salah satu stasiun televisi swasta nasional.
Dukungan terhadap Kompolnas juga datang dari kelompok LSM dan pengamat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Tolak Kriminalisasi Kompolnas.
Salah satu perwakilannya, Ray Rangkuti, mendesak seluruh Komisioner Kompolnas agar segera mengambil sikap tegas atas kriminalisasi tersebut.
Menurut Ray, jangan sampai secara pesikogis, Kompolnas dianggap sebagai subordinat dari pihak kepolisian.
"Muruah lembaga ini harus muncul. Ini adalah langkah kita untuk kembali mengingatkan Polri agar terus melakukan perbaikan," kata Ray.
(hyk)