Ini Respons Desakan Jokowi Tuntaskan Kasus Hendropriyono Cs

Kamis, 28 Agustus 2014 - 23:30 WIB
Ini Respons Desakan...
Ini Respons Desakan Jokowi Tuntaskan Kasus Hendropriyono Cs
A A A
JAKARTA - Kubu Joko Widodo (Jokowi) merespons desakan agar penuntasan kasus pelanggaran HAM yang melibatkan AM Hendropriyono. Tidak hanya kasus Hendropriyono, namun juga Wiranto, dan Sutiyoso.

Sekretaris Jenderal PDIP Tjahjo Kumolo memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan tersebut.

"Kan masih diduga. Minta bukti dulu lah," ujar Tjahjo di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2014).

Saat ditanya apakah Jokowi memiliki niat untuk menyelesaikan kasus HAM itu, Tjahjo menyatakan Jokowi ingin membangun sistem pemerintahan yang bersih dan beribawa.

"Kalau memang ada dugaan, ada bukti yang dirasa cukup ya silakan. Ada lembaga hukumnya, ada kejaksaan, ada kepolisian," katanya.

Kemudian, saat ditanya berapa lama Peradilan HAM Adhoc dibentuk nantinya, dia enggan menjawab. "Dilantik saja belum. Tunggu pelantikan dulu dong," ungkapnya.

Setara Institute mendesak Presiden terpilih Jokowi berani menyelesaikan kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di masa lalu. Terutama yang diduga melibatkan anggota tim suksesnya.

"Hendropriyono, dia di kasus Talangsari Lampung, pembantaian pengikut Warsidi yang diduga aliran sesat," ujar Direktur Riset Setara Institute Ismail Hasani di kantornya, Jalan Dana Gelinggang, Bendungan Hilir, Jakarta, Rabu 27 Agustus 2014.

Saat kasus tersebut Hendropriyono menjabat Komandan Korem Garuda Hitam Lampung. Hendropriyono juga diduga terlibat dalam kasus pembunuhan aktivis HAM Munir. Saat itu, Hendropriyono menjabat sebagai Kepala BIN.

Salah satu pendukung Jokowi-JK lainnya yang diduga terlibat kasus HAM, yakni Wiranto. Ketua Umum Partai Hanura itu diduga terlibat pada kasus kerusuhan Mei 98 dan kasus Timor Timur.

"Lalu, Sutiyoso, dia di kasus Mei 98, peristiwa Kuda Tuli (Kerusuhan 27 Juli 1997)," ungkapnya.
(hyk)
Berita Terkait
Aksi Solidaritas Korban...
Aksi Solidaritas Korban untuk Keadilan
Aksi Kamisan ke-766
Aksi Kamisan ke-766
Pemerintah Akui Adanya...
Pemerintah Akui Adanya Pelanggaran HAM Berat
Presiden Jokowi Sorot...
Presiden Jokowi Sorot dan Akui Pelanggaran HAM di Masa Lalu
Komnas HAM Sebut Polri...
Komnas HAM Sebut Polri Jadi Instansi Paling Sering Diadukan Soal Pelanggaran HAM
Aksi Kamisan ke-792,...
Aksi Kamisan ke-792, Desak Pemerintah Jamin Penegakan HAM
Berita Terkini
Penampakan Roy Suryo...
Penampakan Roy Suryo usai Ditahan: Menenteng Rompi Oranye, Enggan Komentar
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Polda Metro Jaya: Berkas Perkara Lengkap
Usai Ditangkap, Roy...
Usai Ditangkap, Roy Suryo dan Dokter Tifa Bakal Dibawa ke RS Polri
KPK Kembali Periksa...
KPK Kembali Periksa Silmy Karim, Bukti-bukti Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi Didalami
Sikapi Putusan PN Jakpus,...
Sikapi Putusan PN Jakpus, Kuasa Hukum PPP Maluku Akan Tempuh Kasasi
Penangkapan dr Tifa...
Penangkapan dr Tifa dan Ujian Negara Hukum di Tengah Polemik Ijazah Jokowi
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved