Kubu Prabowo Bantah Pernyataan Kapolri Soal Peluru Karet

Senin, 25 Agustus 2014 - 15:54 WIB
Kubu Prabowo Bantah...
Kubu Prabowo Bantah Pernyataan Kapolri Soal Peluru Karet
A A A
JAKARTA - Puluhan pendukung dan simpatisan Prabowo-Hatta yang tergabung dalam Aliansi Penyelamat Pemilu (APP) melakukan aksi solidaritas di depan Gedung Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

Mereka mendesak Komnas HAM melakukan penyelidikan terkait kekerasan aparat kepolisian dalam menghadapi demonstran di sidang putusan sengketa Pilpres 2014, sekitar Patung Kuda Indosat, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis 21 Agustus 2014.

"Kami mendesak Komnas HAM agar segera mengusut tuntas kejadian pembubaran paksa demonstrasi pro Prabowo di Patung Kuda di mana ada puluhan korban luka," kata koordinator aksi APP, Pardong saat berorasi di depan Gedung Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (25/8/2014).

Sementara itu, anggota Tim Prabowo-Hatta Andre Rosiade mengatakan, polisi yang menghalau massa dengan menembakkan gas air mata, peluru karet, water canon, tanpa memberikan tembakan peringatan terlebih dahulu telah menyalahi aturan. (Baca: Kapolri Bantah Tembak Pedemo dengan Peluru Karet)

"Polisi telah menyalahi protap dalam menangani demonstrasi di Patung Kuda. Setelah ditembaki, massa pendukung Prabowo dikejar-kejar hingga banyak yang jatuh. Itu bukti polisi sudah melakukan tindakan represif," kata Andre.

Dalam kesempatan itu, Andre membantah pernyataan Kapolri Jenderal Polisi Sutarman yang menyatakan tidak ada tembakan peluru karet dalam pembubaran demonstrasi pro Prabowo di sekitar Patung Kuda Indosat.

"Pernyataan Kapolri yang mengatakan tidak ada penembakan di Patung Kuda itu berita bohong," ucapnya.

Seperti pantauan Sindonews di lokasi, puluhan massa APP yang tiba di depan Gedung Komnas HAM sekitar Pukul 14.15 WIB langsung memulai orasinya. Hingga berita ini ditulis, lalu lintas di kawasan di sekitar Gedung Komnas HAM terpantau lancar.
(maf)
Berita Terkait
Diduga Dipicu Sengketa...
Diduga Dipicu Sengketa Pemilu Massa Bakar Fasilitas Umum dan Pemerintah
Hakim MK Dapat Rompi...
Hakim MK Dapat Rompi Anti Peluru kecuali Anwar Usman
Deretan Tokoh yang Mengajukan...
Deretan Tokoh yang Mengajukan Diri Jadi Amicus Curiae MK
Bawaslu Lutim Sosialisasi...
Bawaslu Lutim Sosialisasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu
MK dan Mantan Terpidana
MK dan Mantan Terpidana
Tiga Jenis Putusan MK...
Tiga Jenis Putusan MK tentang Sengketa Pilpres 2024
Berita Terkini
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved