Demokrat Tegaskan Tidak Merapat ke Jokowi-JK

Jum'at, 22 Agustus 2014 - 21:38 WIB
Demokrat Tegaskan Tidak...
Demokrat Tegaskan Tidak Merapat ke Jokowi-JK
A A A
JAKARTA - Partai Demokrat menegaskan posisinya sebagai kekuatan politik penyeimbang pemerintah. Tidak masuk dalam kelompok pendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK), maupun Koalisi Merah Putih.

"Kami menegaskan spekulasi bahwa Demokrat akan masuk ke dalam koalisi Partai Pak Jokowi. Tidak pernah datang atau dinyatakan oleh kader-kader Demokrat, " kata Juru Bicara Partai Demokrat Rachlan Nashidik dalam diskusi Spirit Demokrat di Jakarta, Jumat (22/8/2014).

Rachlan menegaskan mendukung sikap Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono yang menyatakan tidak ada niat dan ambisi dari Partai Demokrat untuk posisi dan jabatan politik tertentu.

"Mungkin ada komunikasi antara Pak Jokowi dan Pak Syarief Hasan. Itu sama sekali berada di luar garis politik yang telah dinyatakan Ketua Umum Partai Demokrat. Tentu saja kami memilih garis ketua umum ketimbang garis ketua harian," tutur Rachlan.

Menurut dia, secara etik Partai Demokrat sebagai partai yang kalah dalam pemilu menjadi pengontrol bagi pemerintahan Jokowi ke depannya.

Pengurus Partai Demokrat Ikhsan Modjo mengatakan jika Jokowi ingin berkoalisi dengan Demokrat, maka pihaknya menginginkan koalisi tanpa syarat.

"Kita menegaskan harus tanpa syarat. Tanpa syarat dukungan di parlemen, tanpa syarat dukungan di pemerintahan dan syarat-syarat lainnya," kata Ikhsan.
(dam)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved