Massa Demo Pro Prabowo-Hatta Diminta Tenang
Kamis, 21 Agustus 2014 - 14:16 WIB
Massa Demo Pro Prabowo-Hatta Diminta Tenang
A
A
A
JAKARTA - Ribuan massa pendukung Prabowo-Hatta mulai menyemut di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat menjelang sidang putusan sengketa Pilpres 2014 di Mahkamah Konstitusi (MK).
Massa yang sebelumnya berjumlah ratusan dan menggelar orasi di depan Gedung Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, tepatnya di belakang Patung Jenderal Sudirman, semakin bertambah banyak.
Gelombang massa tersebut datang dari arah Bundaran Hotel Indonesia (HI) lalu memenuhi Gedung Indosat hingga Patung Kuda. Bertambahnya jumlah massa ini membuat suasana yang semula kondusif, berubah menjadi panas.
Ratusan petugas Brimob Polda Metro Jaya yang awalnya berjaga di dalam kawasan MK, bergerak maju ke depan Patung Kuda dan membuat barikade.
Dua unit kendaraan water cannon dan anti huru hara terlihat mulai dioperasikan menyusul terjadinya aksi saling dorong antara petugas dan massa yang sempat berupaya menerobos kawat pembatas di depan kawasan MK.
"Saya minta massa tetap tenang. Jangan membuat ricuh, bila tidak kita akan bubarkan paksa sesuai undang-undang," kata Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Hendro Prabowo di lokasi dengan pengeras suara, Kamis (21/8/2014).
Hendro juga mengimbau kepada massa agar jangan terpengaruh aksi provokasi dari oknum yang ingin memperkeruh suasana. Massa juga diminta supaya tidak melanggar tata tertib dan aturan selam melangsungkan aksi.
"Hormati petugas, saudara-saudara demo dengan tertib. Kita akan kawal terus aksi kalian. Bila ada kerusuhan, kita akan gunakan water cannon. Jangan tergoda, jangan terporovokasi," imbaunya.
"Kita menggungat, kita tidak terima bahwa pasangan capres nomor satu itu dicurangin. Kita dukung Pak Probowo dan Gerindra maju sebagai Presiden RI," kata salah satu orator aksi dari atas mobil komando di lokasi.
Pantauan di lapangan, aksi massa pendukung Prabowo-Hatta dikawal ketat ribuan petugas kepolisian dengan dilengkapi senjata lengkap dan sejumlah kendaraan anti huru hara.
Sampai kini, massa yang mengenakan baju Koalisi Merah Putih dan Partai Gerindra serta partai pendukung seperti PBB, PPP dan PKS. masing menggelar aksi di lapangan.
Walau sempat ricuh, suasana demonstrasi di lokasi berangsur tenang. Massa yang menggelar aksi di atas mobil komando berhasil dikendalikan. Kondisi arus lalu lintas di seputar lokasi masih lancar dan belum terkena imbas kemacetan.
Massa yang sebelumnya berjumlah ratusan dan menggelar orasi di depan Gedung Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, tepatnya di belakang Patung Jenderal Sudirman, semakin bertambah banyak.
Gelombang massa tersebut datang dari arah Bundaran Hotel Indonesia (HI) lalu memenuhi Gedung Indosat hingga Patung Kuda. Bertambahnya jumlah massa ini membuat suasana yang semula kondusif, berubah menjadi panas.
Ratusan petugas Brimob Polda Metro Jaya yang awalnya berjaga di dalam kawasan MK, bergerak maju ke depan Patung Kuda dan membuat barikade.
Dua unit kendaraan water cannon dan anti huru hara terlihat mulai dioperasikan menyusul terjadinya aksi saling dorong antara petugas dan massa yang sempat berupaya menerobos kawat pembatas di depan kawasan MK.
"Saya minta massa tetap tenang. Jangan membuat ricuh, bila tidak kita akan bubarkan paksa sesuai undang-undang," kata Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Hendro Prabowo di lokasi dengan pengeras suara, Kamis (21/8/2014).
Hendro juga mengimbau kepada massa agar jangan terpengaruh aksi provokasi dari oknum yang ingin memperkeruh suasana. Massa juga diminta supaya tidak melanggar tata tertib dan aturan selam melangsungkan aksi.
"Hormati petugas, saudara-saudara demo dengan tertib. Kita akan kawal terus aksi kalian. Bila ada kerusuhan, kita akan gunakan water cannon. Jangan tergoda, jangan terporovokasi," imbaunya.
"Kita menggungat, kita tidak terima bahwa pasangan capres nomor satu itu dicurangin. Kita dukung Pak Probowo dan Gerindra maju sebagai Presiden RI," kata salah satu orator aksi dari atas mobil komando di lokasi.
Pantauan di lapangan, aksi massa pendukung Prabowo-Hatta dikawal ketat ribuan petugas kepolisian dengan dilengkapi senjata lengkap dan sejumlah kendaraan anti huru hara.
Sampai kini, massa yang mengenakan baju Koalisi Merah Putih dan Partai Gerindra serta partai pendukung seperti PBB, PPP dan PKS. masing menggelar aksi di lapangan.
Walau sempat ricuh, suasana demonstrasi di lokasi berangsur tenang. Massa yang menggelar aksi di atas mobil komando berhasil dikendalikan. Kondisi arus lalu lintas di seputar lokasi masih lancar dan belum terkena imbas kemacetan.
(maf)