Prabowo Ingin Pemilu Tanpa Kecurangan, Bukan Hasrat Jadi Presiden
Selasa, 19 Agustus 2014 - 20:31 WIB
Prabowo Ingin Pemilu Tanpa Kecurangan, Bukan Hasrat Jadi Presiden
A
A
A
BANDUNG - Prabowo Subianto menegaskan dirinya tidak memperjuangkan hasratnya menjadi Presiden RI. Tapi menginginkan pelaksanaan pemilu tanpa kecurangan.
Siapapun yang terpilih dalam pilpres, akan diterimanya dengan baik jika proses yang dilalui tidak diwarnai kecurangan.
Hal ini diungkapkannya di hadapan para relawan dan simpatisannya di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Kota Bandung, Jawa Barat.
Permasalahan pemilu sangat pelik manakala penyelenggara pemilu ikut melindungi dan memungkinkan kecurangan-kecurangan yang begitu besar dan terang-terangan di hadapan rakyat Indonesia.
"Ini yang menjadi masalah," tukas Prabowo dalam silaturahmi dengan relawan dan simpati Koalisi Merah Putih itu, Selasa (19/8/2014).
Dalam sejarah kehidupan manusia, menurutnya selalu ada pertarungan antara yang benar dan tidak, hak dan bathil, serta keadilan dan kecurangan.
Saat ini, bangsa Indonesia menghadapi permasalahan pelik terkait Pilpres 2014. Tapi dia dan mitra Koalisi Merah Putih berusaha memperjuangkan kebenaran dengan menggunakan saluran yang benar.
"Bangsa kita menghadapi suatu masalah pelik. Dan karena itu kita berjuang dengan ketegaran kita melalui semua jalur yang ada, yang diberikan oleh konstitusi kita, oleh UUD kita," jelas Prabowo.
Siapapun yang terpilih dalam pilpres, akan diterimanya dengan baik jika proses yang dilalui tidak diwarnai kecurangan.
Hal ini diungkapkannya di hadapan para relawan dan simpatisannya di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Kota Bandung, Jawa Barat.
Permasalahan pemilu sangat pelik manakala penyelenggara pemilu ikut melindungi dan memungkinkan kecurangan-kecurangan yang begitu besar dan terang-terangan di hadapan rakyat Indonesia.
"Ini yang menjadi masalah," tukas Prabowo dalam silaturahmi dengan relawan dan simpati Koalisi Merah Putih itu, Selasa (19/8/2014).
Dalam sejarah kehidupan manusia, menurutnya selalu ada pertarungan antara yang benar dan tidak, hak dan bathil, serta keadilan dan kecurangan.
Saat ini, bangsa Indonesia menghadapi permasalahan pelik terkait Pilpres 2014. Tapi dia dan mitra Koalisi Merah Putih berusaha memperjuangkan kebenaran dengan menggunakan saluran yang benar.
"Bangsa kita menghadapi suatu masalah pelik. Dan karena itu kita berjuang dengan ketegaran kita melalui semua jalur yang ada, yang diberikan oleh konstitusi kita, oleh UUD kita," jelas Prabowo.
(hyk)