12 Jam Diperiksa, Anggito Dicecar Soal BPIH
Senin, 18 Agustus 2014 - 22:10 WIB
12 Jam Diperiksa, Anggito Dicecar Soal BPIH
A
A
A
JAKARTA - Mantan Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Anggito Abimanyu berharap kesaksian yang diberikannya bisa membantu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mengusut kasus dugaan korupsi haji.
Anggito yang tiba sekitar pukul 09.20 WIB itu baru keluar merampungkan pemeriksaan 12 jam kemudian atau pukul 09.35 WIB. Dia mengaku pemeriksaan hari ini melanjutkan dan melengkapi pemeriksaan Senin 11 Agustus 2014 pekan lalu.
“Mudah-mudahan bisa membantu penyidik KPK dalam menindaklanjuti proses ini. Jadi sudah ya, semua sudah saya sampaiakan. Saya maaf tidak bisa memberikan keterangan (lagi),” kata Anggito di depan Gedung KPK, Jakarta, Senin (18/8/2014).
Mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ini langsung menuruni tangga untuk menerobos kerumunan wartawan. Dikonfirmasi ulang kenapa dia begitu lama diperiksa, Anggito mengatakan berbagai macam yang dibagi ke penyidik.
“Ya macam-macamlah tukar pikiran. Yang tadi ditanyakan banyak sekali. Baik dari BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji), pelayanan pembinaan, siklus jadwal, kemudian pelayanan di Arab Saudi dan di Indonesia. Tukar pikiran lah,” bebernya.
Disinggung apakah dia mengetahui keberangkatan anggota DPR, anggota DPR memiliki biro haji, dan keduanya itu ditanyakan penyidik, Anggito mengaku tidak berbicara soal hal-hal tersebut. Dia mengaku tidak mengetahui soal rombongan haji Komisi VIII dan pimpinan DPR seperti disampaikan Ketua Komisi VIII Ida Fauziyah. “Enggak, enggak,” tandasnya.
Anggito yang tiba sekitar pukul 09.20 WIB itu baru keluar merampungkan pemeriksaan 12 jam kemudian atau pukul 09.35 WIB. Dia mengaku pemeriksaan hari ini melanjutkan dan melengkapi pemeriksaan Senin 11 Agustus 2014 pekan lalu.
“Mudah-mudahan bisa membantu penyidik KPK dalam menindaklanjuti proses ini. Jadi sudah ya, semua sudah saya sampaiakan. Saya maaf tidak bisa memberikan keterangan (lagi),” kata Anggito di depan Gedung KPK, Jakarta, Senin (18/8/2014).
Mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ini langsung menuruni tangga untuk menerobos kerumunan wartawan. Dikonfirmasi ulang kenapa dia begitu lama diperiksa, Anggito mengatakan berbagai macam yang dibagi ke penyidik.
“Ya macam-macamlah tukar pikiran. Yang tadi ditanyakan banyak sekali. Baik dari BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji), pelayanan pembinaan, siklus jadwal, kemudian pelayanan di Arab Saudi dan di Indonesia. Tukar pikiran lah,” bebernya.
Disinggung apakah dia mengetahui keberangkatan anggota DPR, anggota DPR memiliki biro haji, dan keduanya itu ditanyakan penyidik, Anggito mengaku tidak berbicara soal hal-hal tersebut. Dia mengaku tidak mengetahui soal rombongan haji Komisi VIII dan pimpinan DPR seperti disampaikan Ketua Komisi VIII Ida Fauziyah. “Enggak, enggak,” tandasnya.
(kri)