Novela Nawipa Berharap Kebenaran Tidak Dibungkam

Senin, 18 Agustus 2014 - 16:10 WIB
Novela Nawipa Berharap...
Novela Nawipa Berharap Kebenaran Tidak Dibungkam
A A A
JAKARTA - Saksi pasangan Capres dan Cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Novela Nawipa berpendapat apapun hasil keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) nantinya harus melalui proses yang berjalan dengan baik.

"Negara kita diatur UU, kenapa enggak dilakukan sesuai UU. Jangan dijadikan alasan," ujar Novela pada diskusi publik bertema Potensi Perpecahan Anak Negeri Pada Pilpres 2014 dan Solusinya yang digelar di Hotel Le Meridien, Jakarta, Senin (18/8/2014).

Wanita asal Provinsi Papua itu berpendapat, kejahatan politik jangan dibungkam dan jangan menjadikan rakyat Papua selalu menjadi alat elite politik untuk kepentingan tertentu.

"Kebenaran bisa dibungkam, tapi tak bisa ditiadakan siapapun juga. Bicara kebenaran pasti banyak tantangan, orang tidak suka. Sudah saatnya tabir itu dibuka," ucapnya.

Pada tanggal 8 Agustus 2014, Novela hadir sebagai saksi di sidang MK. Novela menjelaskan, pada pencoblosan 9 Juli 2014 hanya ada dirinya dan sejumlah warga di TPS tempat dia bersaksi.

Dia mengaku tidak menemukan satu pun anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) dan logistik pemilu di tempat tersebut.
(kri)
Berita Terkait
Diduga Dipicu Sengketa...
Diduga Dipicu Sengketa Pemilu Massa Bakar Fasilitas Umum dan Pemerintah
Hakim MK Dapat Rompi...
Hakim MK Dapat Rompi Anti Peluru kecuali Anwar Usman
Deretan Tokoh yang Mengajukan...
Deretan Tokoh yang Mengajukan Diri Jadi Amicus Curiae MK
Bawaslu Lutim Sosialisasi...
Bawaslu Lutim Sosialisasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu
MK dan Mantan Terpidana
MK dan Mantan Terpidana
Tiga Jenis Putusan MK...
Tiga Jenis Putusan MK tentang Sengketa Pilpres 2024
Berita Terkini
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Hadiri Munas-Konbes...
Hadiri Munas-Konbes NU 2026, Prabowo Apresiasi Peran Strategis NU bagi Bangsa
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Nanik S Deyang Bakal...
Nanik S Deyang Bakal Diperiksa di Kasus Dugaan Korupsi MBG? Kejagung: Iya Berpotensi
Akademisi Dukung Langkah...
Akademisi Dukung Langkah Kejagung Jerat Pihak Pasif dan Korporasi di Kasus BGN
Sidang Putusan Perkara...
Sidang Putusan Perkara Chromebook Digelar 30 Juni, Nadiem: Saya Harap Keputusannya Bebas
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved