Prabowo-Hatta Harus Fokus Hadirkan Bukti

Minggu, 10 Agustus 2014 - 17:28 WIB
Prabowo-Hatta Harus...
Prabowo-Hatta Harus Fokus Hadirkan Bukti
A A A
JAKARTA - Tim Advokasi Prabowo-Hatta harus tetap fokus menghadirkan bukti-bukti kecurangan yang disebut dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan masif.

Menghadirkan bukti-bukti kecurangan, berupa data dan dokumen formulir C1, merupakan perjuangan paling nyata yang bisa dilakukan oleh Tim Advokasi Prabowo-Hatta dibanding memperhatikan pembongkaran kotak suara oleh KPU.

"Misalnya C1 untuk menjelaskan suara Prabowo yang hilang dan suara yang semestinya diperoleh berdasarkan data yang dimiliki," ujar Pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago kepada Sindonews, Jakarta, Minggu (10/8/2014).

Pangi menyarankan kuasa hukum Prabowo-Hatta tetap menjadikan data temuan seperti form C1 dan dokumen berjenjang lainnya sebagai data valid. Sementara kesaksian dari para saksi lebih bersifat data yang mendukung.

"Jadi harusnya langsung saja dengan bukti tertulis yang lebih konkret, sehingga gugatan ini tak bertele-tele," ungkapnya.

Pangi meyakini, tuduhan kubu Prabowo-Hatta terkait tindakan "kecurangan' pemilu yang terstruktur, sistematis dan masif, tetap relevan selama MK belum mengetuk palu. Dengan syarat, kuasa hukum Koalisi Merah Putih mampu menghadirkan data dan bukti yang akurat serta dalil hukum yang kuat.
(hyk)
Berita Terkait
Diduga Dipicu Sengketa...
Diduga Dipicu Sengketa Pemilu Massa Bakar Fasilitas Umum dan Pemerintah
Hakim MK Dapat Rompi...
Hakim MK Dapat Rompi Anti Peluru kecuali Anwar Usman
Deretan Tokoh yang Mengajukan...
Deretan Tokoh yang Mengajukan Diri Jadi Amicus Curiae MK
Bawaslu Lutim Sosialisasi...
Bawaslu Lutim Sosialisasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu
MK dan Mantan Terpidana
MK dan Mantan Terpidana
Tiga Jenis Putusan MK...
Tiga Jenis Putusan MK tentang Sengketa Pilpres 2024
Berita Terkini
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Infografis
Daftar 7 Wakapolda Baru...
Daftar 7 Wakapolda Baru Pilihan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo  
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved