Berminat Jadi Rektor UI, Ini Syaratnya

Kamis, 07 Agustus 2014 - 16:16 WIB
Berminat Jadi Rektor...
Berminat Jadi Rektor UI, Ini Syaratnya
A A A
DEPOK - Universitas Indonesia (UI) mengundang masyarakat untuk mencalonkan diri sebagai Rektor Periode 2014-2019. Saat ini UI sudah membentuk panitia pemilihan rektor dan mengundang warga untuk mencalonkan diri sebagai rektor.

Kepala Kantor Komunikasi UI Farida Haryoko mengatakan, calon rektor tentu harus Warga Negara Indonesia (WNI), sehat jasmani dan jiwa, berpendidikan doktor dari perguruan tinggi yang terakreditasi oleh DIKTI dan belum berusia 60 tahun saat dilantik menjadi rektor.

"Majelis Wali Amanat (MWA) UI saat ini telah menetapkan Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Rektor (P3CR) UI periode 2014-2019 yang terdiri dari tujuh wakil dosen, dua wakil masyarakat, dua wakil mahasiswa dan dua wakil tenaga kependidikan," ujarnya di Gedung Rektorat UI, Kamis (7/8/2014).

P3CR bertugas melaksanakan proses penjaringan dan penyaringan calon rektor berdasarkan statuta UI yakni peraturan MWA UI No 001/Peraturan/MWA-UI/2014 tentang Tata Tertib Pemilihan Rektor UI Periode 2014-2019. Panitia ini diketuai oleh Prof. Dr. Prijono Tjiptoherijanto.

Saat ini P3CR bersama dengan Humas UI akan memulai tahap sosialisasi Pemilihan Rektor UI Periode 2014-2019. Sosialisasi kegiatan pemilihan berlangsung sejak 7 Agustus 2014 hingga 11 September 2014. Bersamaan dengan masa sosialisasi, pendaftaran calon rektor UI akan dibuka mulai 11 Agustus 2014 dan ditutup pada 11 September 2014.

"Pendaftaran secara online melalui situs pemilihanrektor.ui.ac.id, sejalan dengan tahapan iti, akan dilakukan klarifikasi, verifikasi, dan seleksi yang akan menghasilkan setidaknya 25 calon rektor terjaring, hasil ini akan diumumkan secara terbuka ke publik melalui situs pemilihan rektor UI," ungkap Farida.

Ketua MWA UI Ery Riyana Hardjapamekas mengatakan, pansus Pemilihan Rektor berhasil memilih P3CR. Ia berharap pertengahan November 2014 UI akan memiliki rektor baru.

"Proses ini akan menjaring calon rektor yang dilakukan secara terbuka dan proaktif serta efektif dan efisien berdasarkan asas profesional, non diskriminatif, akuntabel, dan transparan," tegasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Harus Bergelar Doktor,...
Harus Bergelar Doktor, Ini Tahapan Pemilihan Bakal Calon Rektor UI 2024-2029
UI Mencari Rektor Baru,...
UI Mencari Rektor Baru, Panitia: Tidak Ada Istilah Orang Dalam Orang Luar
Rektor UI 2024-2029...
Rektor UI 2024-2029 Prof Heri Hermansyah: Superman Tidak Bisa Majukan UI
UI Buka Pendaftaran...
UI Buka Pendaftaran Calon Rektor Baru, Syaratnya Bukan Anggota Parpol
13 Nama Bakal Calon...
13 Nama Bakal Calon Rektor UI Diumumkan, Empat Kandidat Berasal dari Luar Kampus
Maju di Pemilihan Rektor...
Maju di Pemilihan Rektor UI, Berat Badan Prof Heri Hermansyah Turun 3 Kg
Berita Terkini
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved